Puruk Cahu, Borneodaily.co.id — Pansus LKPJ DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura) melakukan kunjungan kerja atau Kunjungan Lapangan ke proyek bundaran Perdie M Yoseph, Jum’at, (05/05/2023).
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh ketua Pansus LKPJ DPRD Mura 2022 Ahmad Tafruji, SP dari Partai Amanat Nasional (PAN) bersama 2 orang anggota DPRD lainnya yaitu H. Fahriadi, SE.MM dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Akhirudin dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) didampingi oleh sekretaris DPRD kabupaten Mura Andri Raya, S.STP.
Kegiatan ini menindaklanjuti keputusan DPRD terkait dengan panitia LKPJ tahun 2022. Di dalam undang undang mengatakan bahwa tugas DPRD salah satunya adalah dalam bentuk pengawasan. Hal ini di informasikan dalam sebuah kunjungan kerja, yakni melakukan investigasi terkait dengan beberapa hal program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah.
Program dan kegiatan ini berdasarkan peraturan Daerah No 5 tahun 2022 tentang pembangunan yang bersifat Multiyears.
Di dalam kunjungan kerja ke proyek bundaran Perdie M Yoseph ini menurut ketua Pansus Ahmad Tafruji saat dikonfirmasikan, saat ini kami sudah berada di lokasi pembangunan proyek bundaran Perdie M Yoseph.
“Harapan kami dengan kunjungan ini kegiatan proyek bundaran Perdie M Yoseph bisa selesai sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. Hari ini bahwa sesuai dengan informasi yang kami terima baik itu dari dinas teknis, konsultan perencana, maupun kontraktor pelaksana bahwa progres yang sudah dilakukan oleh kontraktor pelaksana hanya bisa mencapai 45, 58% saja, progres pelaksanaan fisik,” kata Ahmad Tafruji.
“Kami berharap dengan sisa waktu yang tersedia masi ada 50% lebih lagi, yang nantinya merupakan PR bagi kontraktor pelaksana agar bisa menyelesaikan pekerjaan ini dengan waktu 4 bulan berjalan.
Harapan kami bahwa bundaran Perdie M Yoseph ini merupakan sebuah visi dan misi Bupati dan wakil Bupati, tentu kami sangat mensupport sekali kegiatan ini bisa diselesaikan dengan sisa waktu yang ada sekitar 4 bulan berjalan,” tambahnya.
“Harapan kami juga bahwa dengan dibangun kanya ini bisa selesai, tentunya bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah Daerah,” ucap Tafruji.
Sementara itu Direktur PT. Dua Bersama saat diwawancarai mengatakan, pihak kontraktor optimis dan kami akan menyelesaikannya dengan tepat waktu, meskipun kendala apapun yang kami hadapi kendala material maupun cuaca, kami tetap optimis, tetap tepat waktu untuk menyelesaikannya,” ucapnya singkat. (Mir)
























Users Today : 267
Users Yesterday : 2006
This Month : 38701
This Year : 205560
Total Users : 1087571
Views Today : 422