PALANGKA RAYA, Borneodaily.co.id – Terkait permasalahan sengketa lahan di perumahan Pahias Jalan RTA Milono Kelurahan Langkai Kota Palangka Raya, antara masyarakat dan ormas Gabungan Betang Bersatu Kalimantan Tengah (GBBKT) yang mengatakan bahwa sekelompok ormas tersebut bergaya preman itu tidak benar.
Sebelumnya di sebuah pemberitaan media online ini memuat berita terkait hal tersebut menyebutkan bahwa ormas bergaya preman dari hasil Wawan dengan warga setempat tidak dibenarkan oleh ketua ormas Tommy Sungket.
Hal ini disampaikan langsung oleh Tommy Sungket saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp oleh wartawan Borneodaily.co.id dan menyatakan itu tidak benar.
“Terkait berita yang warga bilang ormas GBBKT bergaya preman itu tidak benar,” kata Tommy Sungket.
Dijelaskan Tommy Sungket, Pernyataan bergaya preman itu menurut mereka dan ormas GBBKT sudah resmi terdaftar di Kemenkumham. Itu pemikiran warga pribadi dan ormas kami tidak pernah sama sekali membawa tombak dan parang untuk mengancam orang.
“Kalau parang pernah bawa tapi itu untuk kerja bukan digunakan untuk mengancam orang,” jelasnya.
Sebutkan bergaya preman itu karena mereka melihat kami membawa alat kerja yaitu parang dan mesin potong rumput dan itu dibuat untuk menebas lokasi lahan kosong bukan di sekitar rumah warga di Pahias.
“Kita gunakan untuk menebas lahan kosong wilayah tersebut milik saudara Nyoman yang kita dampingi dari ormas GBBKT yang telah memberikan surat kuasa,” tandasnya. (Am)
























Users Today : 1743
Users Yesterday : 2540
This Month : 7671
This Year : 214505
Total Users : 1096516
Views Today : 2847