Muara Teweh, borneodaily.co.id – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran melalui Wakil Gubernur yang juga Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat malam (21/11/2025), di Arena Tiara Batara, Muara Teweh.
Prosesi penutupan berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, para Bupati dan Wali Kota se-Kalteng, pejabat Kementerian Agama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan warga dan kafilah dari 14 kabupaten/kota.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Wakil Gubernur Edy Pratowo, disampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian MTQH XXXIII yang telah berlangsung sejak 16 November 2025.
Gubernur memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya Pemerintah Kabupaten Barito Utara selaku tuan rumah yang dinilai berhasil menyelenggarakan MTQH secara tertib, meriah, dan penuh semangat kebersamaan.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama dan dukungan semua pihak, seluruh rangkaian MTQH ke-33 dapat terselenggara dengan baik hingga malam penutupan ini,” ujar Edy Pratowo membacakan sambutan Gubernur.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada panitia pelaksana, LPTQ Provinsi dan kabupaten/kota, dewan hakim, serta seluruh pihak yang telah bekerja maksimal sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa MTQH tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca dan menghafal Al-Qur’an dan Hadits, tetapi juga sarana pembentukan karakter umat, penguatan keimanan, keilmuan, serta penanaman nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia menekankan bahwa pelaksanaan MTQH sejalan dengan filosofi Huma Betang, yang menekankan persatuan, toleransi, dan kebersamaan dalam keberagaman sebagai jati diri masyarakat Kalimantan Tengah.
“Kita boleh berbeda suku, bahasa, maupun adat, namun kita satu dalam tekad membangun Kalimantan Tengah dengan semangat kebersamaan, kedamaian, dan keikhlasan,” tuturnya.
Gubernur juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh peserta, pelatih, dan pembina yang telah menunjukkan dedikasi tinggi selama MTQH berlangsung. Kepada para juara, ia mengucapkan selamat, sekaligus mengingatkan bahwa kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan proses pembinaan dan penguatan ukhuwah Islamiyah.
“Bagi peserta yang belum meraih juara, jangan berkecil hati. Pengalaman dalam MTQH ini adalah bekal berharga untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang,” pesannya.
Menutup sambutan, Gubernur berharap MTQH XXXIII membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat Kalimantan Tengah serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kalteng yang Berkah, Maju, dan Sejahtera. Melalui Wakil Gubernur Edy Pratowo, MTQH XXXIII Tahun 2025 secara resmi dinyatakan ditutup.
Penutupan MTQH disambut antusias ribuan masyarakat yang memadati Arena Tiara Batara Muara Teweh. Banyak pihak menilai pelaksanaan MTQH XXXIII di Barito Utara sebagai salah satu yang terbaik dalam beberapa tahun terakhir, baik dari sisi penyelenggaraan maupun partisipasi masyarakat.(red)
























Users Today : 1051
Users Yesterday : 991
This Month : 20611
This Year : 152163
Total Users : 1034174
Views Today : 5956