Muara Teweh, borneodaily.co.id – Upaya penguatan layanan kesehatan terus dilakukan di Kabupaten Barito Utara. Deputi Direksi Wilayah VIII BPJS Kesehatan, Anurman Huda, melakukan audiensi sekaligus silaturahmi dengan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin guna membahas optimalisasi pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di daerah tersebut.
Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, khususnya dalam menjaga keberlanjutan kepesertaan serta peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, BPJS Kesehatan menyampaikan apresiasi atas peran aktif Pemkab Barito Utara dalam mendukung pembiayaan iuran JKN, terutama bagi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja (PBPU dan BP) yang didanai melalui APBD atau PBI Daerah.
“Komitmen Pemkab Barito Utara sangat berdampak terhadap peningkatan kepesertaan JKN. Capaian Universal Health Coverage (UHC) Prioritas menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap akses kesehatan masyarakat,” ujar Anurman Huda.
Saat ini, Kabupaten Barito Utara tercatat telah mencapai UHC Prioritas kategori Madya, dengan cakupan kepesertaan JKN mencapai 100 persen dan tingkat keaktifan peserta sebesar 88 persen. BPJS Kesehatan mendorong peningkatan keaktifan tersebut agar dapat naik ke kategori Utama, yakni di atas 90 persen.
Menurut Anurman, peningkatan keaktifan peserta tidak hanya membutuhkan dukungan kebijakan, tetapi juga koordinasi berkelanjutan dalam peningkatan mutu fasilitas kesehatan serta respons cepat terhadap dinamika pelayanan di lapangan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh dalam mendukung Program JKN sebagai bagian dari pelayanan dasar kepada masyarakat.
“Kesehatan merupakan kebutuhan fundamental. Dengan capaian UHC yang telah diraih, fokus kami selanjutnya adalah memastikan keaktifan peserta tetap terjaga dan pelayanan kesehatan berjalan optimal di seluruh wilayah,” ungkap Shalahuddin.
Ia juga menyoroti pentingnya edukasi dan sosialisasi yang berkelanjutan agar masyarakat, termasuk yang berada di wilayah terpencil, memahami manfaat dan mekanisme Program JKN.
“Kolaborasi dengan BPJS Kesehatan menjadi kunci, terutama dalam meningkatkan literasi masyarakat tentang jaminan kesehatan. Kami ingin semua warga Barito Utara merasa terlindungi dan mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” tambahnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat terkait, antara lain Asisten Deputi Bidang Perencanaan dan Keuangan BPJS Kesehatan Muchtar Ali Evan, Asisten Deputi Bidang Mutu Layanan Kepesertaan Ivan Ravian, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh Achmad Zainuddin, Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara Pariadi AR, serta Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh Istiari Hardini.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat sistem jaminan kesehatan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Barito Utara.(red)
























Users Today : 925
Users Yesterday : 991
This Month : 20484
This Year : 152036
Total Users : 1034048
Views Today : 5456