Muara Teweh, borneodaily.co.id – Pemerintah Kabupaten Barito Utara kembali memperlihatkan komitmennya dalam merancang pembangunan jangka menengah melalui kegiatan penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2025–2030 yang digelar di ruang rapat Setda pada Jumat (17/10/2025).
Agenda ini secara resmi dimulai oleh Wakil Bupati Barito Utara, Felix Soenadi Y. Tingan. Ia menegaskan bahwa penyusunan PJPK menjadi instrumen penting untuk menyelaraskan program pembangunan dengan kondisi dan perubahan demografi daerah, terutama dalam memaksimalkan peluang bonus demografi serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Felix menyampaikan bahwa dokumen tersebut akan menjadi pedoman praktis dalam mengatasi berbagai persoalan kependudukan.
“PJPK bukan sekadar rangkuman data, namun juga memuat strategi yang dapat dilaksanakan serta indikator capaian yang bisa dievaluasi secara berkesinambungan,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Sunarto, memberikan apresiasi terhadap langkah Pemkab Barito Utara. Ia menilai sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat sangat diperlukan untuk menyukseskan agenda pembangunan kependudukan.
Sunarto menekankan pentingnya perencanaan yang matang untuk periode 2025–2030 sebagai pondasi menuju generasi emas 2045 di Barito Utara.
“Kolaborasi seluruh pihak adalah kunci agar target generasi emas 2045 benar-benar dapat diwujudkan,” ujarnya.
Penyusunan PJPK ini turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kontribusi akademisi dari Universitas Palangka Raya (UPR) sebagai bagian dari kerja sama lintas sektor.(red)

























Users Today : 71
Users Yesterday : 1302
This Month : 20933
This Year : 152485
Total Users : 1034496
Views Today : 116