SEMARANG, Borneodaily.co.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah beserta Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah pada Senin (16/12/2024) berkunjung ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah di Semarang. Rombongan berjumlah 14 orang itu dipimpin oleh Kabid Papkis H. Elly Saputra dan Kabag Bina Mental Spiritual Eka Dyan Satya Hadi.
Kunjungan itu, sebut Eka, dilakukan untuk mempelajari bagaimana proses pengalokasian dana hibah dari Pemprov Jawa Tengah ke Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi setempat. Hal itulah yang akan menjadi bagian yang ingin ditiru dan diterapkan di Kalimantan Tengah.
“Kami ingin belajar tentang anggaran hibah dari pemerintah provinsi ke Kementerian Agama untuk membayar insentif pengajar pendidikan keagamaan non formal,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Kabag Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Jawa Tengah, H. Wahid Arbani menjelaskan, hibah dari Pemprov Jawa Tengah telah berjalan sejak 2019. Setiap tahunnya dana ratusan milyar rupiah digelontorkan untuk kemudian disalurkan sebagai insentif pengajar pendidikan keagamaan non formal.
Ditambahkan, terdapat sejumlah mekanisme yang harus diikuti dalam penyaluran dana hibah tersebut. Setidaknya 170.000 orang lebih terlah terbantu melalui dana hibah tiap tahun tersebut.
“Alhamdulillah melalui alokasi dana hibah itu ada dana insentif sebesar Rp100.000 per orang per bulan. Ini diterima oleh pengajar pendidikan keagamaan non formal semua agama yang memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan,” beber H. Wahid Arbani.
Kunjungan itu sendiri turut diikuti sejumlah pegawai pada Biro Kesra dan Bidang Papkis Kemenag Kalteng. Beberapa pimpinan pondok pesantren di Palangka Raya juga menjadi peserta kunjungan. Selain ke Jawa Tengah, rombongan juga bakal berkunjung ke pondok pesantren di Yogyakarta. (red)






















Users Today : 681
Users Yesterday : 2888
This Month : 3569
This Year : 256850
Total Users : 1138861
Views Today : 1166