Palangka Raya, Borneodaily.co.id – Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Hatir Sata Tarigan meminta pemerintah kota untuk tidak hanya merealisasikan hasil musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) secara bertahap, tetapi juga memastikan transparansi dan prioritas yang jelas dalam pelaksanaannya.
“Musrenbang ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan usulan pembangunan di wilayah masing-masing,” katanya di Palangka Raya, Kamis.
Ia menegaskan bahwa tantangan dalam merealisasikan hasil Musrenbang harus diimbangi dengan keterbukaan informasi kepada publik, sehingga masyarakat mengetahui prioritas yang diutamakan dan alasan di balik pelaksanaan bertahap.
Hal tersebut dikarenakan keterbatasan anggaran yang menyebabkan tidak semua usulan bisa langsung diwujudkan dalam satu waktu, sehingga transparansi menjadi kunci mengelola ekspektasi masyarakat.
“Harapan kita sebenarnya yang sudah melewati Musrenbang di kecamatan, lalu nanti sampai ke tingkat kota, kemudian sampai ke provinsi bahkan nasional, itu bisa direalisasikan. Walaupun secara bertahap, tapi tetap harus terlaksana,” ucapnya.
Hatir juga menilai bahwa Musrenbang harus benar-benar menjadi tolok ukur pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat, sehingga hasilnya tidak sekadar menjadi dokumen administrasi.tim
























Users Today : 426
Users Yesterday : 1236
This Month : 426
This Year : 396070
Total Users : 1278081
Views Today : 1090