Muara Teweh, Borneodaily.co.id – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan digital yang mengatasnamakan Bupati Barito Utara, Shalahuddin.
Kepala Diskominfosandi Barito Utara, Mochammad Ikhsan, mengatakan saat ini ditemukan sejumlah akun palsu di media sosial serta nomor WhatsApp yang mencatut nama dan identitas Bupati untuk melakukan aksi penipuan kepada masyarakat.
“Beberapa akun Facebook palsu maupun nomor WhatsApp yang mengatasnamakan Bupati Barito Utara diketahui beredar dan digunakan untuk modus penipuan,” kata Ikhsan di Muara Teweh, Senin.
Menurutnya, pelaku umumnya menawarkan hadiah, bantuan sosial, donasi, atau iming-iming transfer uang agar calon korban tertarik dan percaya.
Ia menegaskan bahwa seluruh informasi, program bantuan, maupun komunikasi resmi pemerintah daerah hanya disampaikan melalui kanal resmi Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
“Kami memastikan pesan yang menawarkan hadiah atau bantuan dengan meminta sejumlah uang maupun data pribadi adalah bentuk penipuan. Masyarakat diminta untuk tidak merespons pesan semacam itu,” tegasnya.
Ikhsan menjelaskan pelaku biasanya menggunakan foto profil dan identitas yang menyerupai pejabat daerah, lalu menghubungi korban melalui pesan pribadi untuk membangun kepercayaan.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap akun atau nomor telepon yang tidak dikenal, terlebih jika meminta transfer uang, kode OTP, data rekening, maupun informasi pribadi lainnya.
“Kami mengajak masyarakat selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi pemerintah daerah dan tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan akun media sosial atau nomor telepon mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat pemerintah daerah.
Menurut Ikhsan, meningkatnya variasi modus kejahatan siber menuntut masyarakat untuk lebih cermat dan berhati-hati dalam menggunakan media digital.
“Dengan meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, kita dapat bersama-sama mencegah terjadinya tindak penipuan yang merugikan masyarakat,” pungkasnya.(red)























Users Today : 1154
Users Yesterday : 1364
This Month : 27888
This Year : 234722
Total Users : 1116733
Views Today : 1946