PALANGKA RAYA, Borneodaily.co.id – Anggota DPRD Kalteng, Purdiono, mengingatkan masyarakat agar mewaspadai ancaman penipuan melalui aplikasi digital yang semakin marak.
Menurutnya, modus operandi pelaku penipuan sistem digital ini sudah berkembang dan lebih canggih, sehingga masyarakat harus lebih waspada untuk tidak terjebak dan mengalami kerugian finansial yang bisa menguras isi rekening.
Hal ini lanjut dia, disampaikannya karena banyak kasus penipuan digital yang telah terjadi di berbagai daerah di Kalteng, mulai modus top up palsu, penipuan melalui social engineering, yang mengatasnamakan lembaga keuangan perbankan.
“Pelaku menggunakan akun media sosial palsu untuk menawarkan penawaran menarik, kemudian mengarahkan korban ke link palsu untuk meminta data pribadi, PIN, atau kode OTP yang selanjutnya digunakan untuk mentransfer uang dari rekening korban,”ujarnya kepada awak mediam, Selasa (16/12/2025).
Ia berharap masyarakat harus meningkatkan literasi keamanan digital untuk menghadapi ancaman ini. Yakni dengan tidak mudah mempercayai penawaran yang terlalu menggiurkan, tidak memberikan data sensitif kepada pihak yang tidak dikenal, kemudian memeriksa keaslian link sebelum mengaksesnya.
Selain itu, ia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan alat bantu keamanan seperti aplikasi identifikasi nomor tak dikenal dan mengaktifkan fitur privasi pada aplikasi perpesanan. (Red)























Users Today : 922
Users Yesterday : 4142
This Month : 28325
This Year : 61405
Total Users : 943416
Views Today : 1361