MUARA TEWEH, borneodaily.co.id – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya untuk menuntaskan konektivitas antar wilayah dengan mengalokasikan anggaran Rp 730 miliar bagi pembangunan dan perbaikan tiga jembatan strategis di atas Sungai Barito.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, saat melakukan kunjungan kerja di Lampeong, Kecamatan Gunung Purei, didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan.
“Tiga jembatan ini menjadi fokus utama kami. Proyek Jembatan Tumpung Laung-Sikan terus dilanjutkan, Jembatan Lemo tetap berjalan dan saat ini sedang dievaluasi oleh BPK-RI,” ujar Shalahuddin.
Bupati juga membantah isu yang sempat beredar bahwa pembangunan Jembatan Lemo akan dihentikan. Menurutnya, kabar tersebut tidak benar dan pemerintah daerah justru akan mempercepat realisasi pembangunan.
Selain dua jembatan yang sedang dibangun, Pemkab Barito Utara juga berencana mendirikan jembatan baru di Lahei, yang diharapkan dapat membuka akses ke wilayah terisolasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kelancaran infrastruktur jalan dan jembatan menjadi prioritas kami dalam periode pemerintahan 2025-2030, agar masyarakat Barito Utara merasakan perubahan nyata dan peningkatan kualitas hidup,” tegas Shalahuddin.(red)
























Users Today : 567
Users Yesterday : 991
This Month : 20127
This Year : 151679
Total Users : 1033690
Views Today : 3922