SURABAYA, borneodaily.co.id — Rencana mengikuti kegiatan “INDONESIA BERDIALOG & TEMU ILMIAH ISMEI 2023” yang dilaksanakan di Universitas Negeri Surabaya kota Surabaya dengan tema “Refleksi dan Evaluasi Kebijakan serta Kondisi Perekonomian Negara Menuju Generasi Emas Indonesia 2045” yang diadakan oleh ISME. Kegiatan “INDONESIA BERDIALOG & TEMU ILMIAH NASIONAL” rencananya dilaksanakan pada 14 – 17 Juli 2023 yang dihadiari perwakilan BEM FEB dari 11 Provinsi salah satunya adalah BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya. Dalam kegiatan tersebut BEM FEB UPR akan mengangkat isu – isu perkembangan perekonomian khsusnya di wilayah Kalimantan Tengah.
Latar belakang kegiatan tersebut pada tahun 2023 dimulai dengan pelemahan perekonomian dunia yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti tingginya inflasi global karena naiknya harga komoditas dan naiknya suku bunga sebagai dampak konflik geopolitik. Hal ini diyakini akan menimbulkan ketidakpastian global. Foresight intelejen dunia juga menjelaskan bahwa tahun 2023 menjadi tahun yang gelap dan penuh ketidakpastian. Belum lagi tidak lama ini Indonesia akan menggelar pesta demokrasi 5 tahunan pada tahun 2024.
Hal ini tentunya akan berpengaruh terhadap keberlangsungan perekonomian. Mewujudkan Indonesia pada tahun 2045 merupakan Langkah permerintah dalam membangun Indonesia untuk menjadi Megatrend Dunia yang semakin sarat akan persaingan yang sangat ketat. Pemerintah dalam mewujudkan hal tersebut membangun pilar Visi Indonesia 2045 sebagai bahan acuan untuk mewujudkan cita-cita bangsa demi mewujudkan indonesia yang berdaulat , mandiri, dan berkepribadian menjadi acuan setiap langkah pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan. Mahasiswa adalah kaum yang identik dengan imajinasi, kreatif, cepat, instan dan banyak akal. Apalagi mahasiswa yang sudah mengenal kewirausahaan.
Mahasiswa juga kaum yang melek teknologi, termasuk teknologi informasi. Kini, pemuda dan mahasiswa dihadapkan pada tantangan ketidakpastian global yang cepat atau lambat, terasa atau tidak akan berdampak pada Indonesia. Melihat tantangan serta potensi yang telah, Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) mengadakan “Indonesia Berdialog dan Temu Ilmiah Nasional” dengan tema “Refleksi dan Evaluasi Kebijakan serta Kondisi Perekonomian Negara Menuju Generasi Emas Indonesia 2045” yang merupakan salah satu dari program kerja nasional dari Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI). Kami berharap kegiatan ini akan melahirkan sebuah movement dalam berkontribusi demi keberlangsungan negara.
ISME (IKATAN SENAR MAHASISWA EKONOMI INDONESIA) adalah organisasi konfederasi dari kurang lebih 200 BEM FEB se-Indonesia. ISMEI didirikan di Semarang pada tanggal 26 Agustus 1982.
Tujuan dari ISMEI adalah terciptanya kerjasama Senat/BEM Fakultas Ekonomi guna meningkatkan mutu dan peran mahasiswa ekonomi Indonesia demi terwujudnya kesejahteraan rakyat secara adil dan Makmur.
Latar belakang berdirinya Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia berawal dari adanya persamaan pemikiran bahwa untuk berkontribusi secara optimal dalam perkembangan ekonomi secara nasional diperlukan sebuah wadah bersama diantara senat mahasiswa ekonomi Indonesia. Pertemuan pertama untuk membahas gagasan diatas diselenggarakan di Universitas Diponogoro Semarang, pertemuan ini dihadiri oleh senat mahasiswa ekonomi UNDIP, UNAIR, UI, UGM, UNBRAW, UNPAD, UNS dalam pertemuan pertama pada akhirnya diperoleh kesepakatan untuk membahas organisasi senat mahasiswa ekonomi Indonesia dan melakukan pertemuan selanjutnya di Jawa Timur, pertemuan ke dua dilakukan di Kabupaten Pasuruan tepatnya di daerah Watu Kosek, pertemuan kedua ini dihadiri oleh senat mahasiswa ekonomi UNDIP, UNAIR, UI, UGM, UNBRAW, UNPAD, dan UNS. Saat ini ISMEI telah beranggotakan lebih dari 200 BEM FEB yang berada dibawah 11 Pengurus Wilayah pada tingkatan Provinsi. (Red)























Users Today : 64
Users Yesterday : 912
This Month : 3903
This Year : 284498
Total Users : 857503
Views Today : 120