BANJARMASIN,Borneodaily.co.id-Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan (Disbunnak Kalsel) Suparmi menyatakan, dukungan penuh terhadap pelaksanaan program-program Pokok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), khususnya dalam penguatan ketahanan pangan keluarga melalui Gerakan Gemar Minum Susu (Gerimis).
Suparmi juga menegaskan, dukungan tersebut merupakan komitmen berkelanjutan Disbunnak Kalsel dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat, terutama bagi ibu dan anak.
“Tidak jauh berbeda dari tahun kemarin, kegiatan yang kami dukung meliputi Gerakan Gemar Minum Susu (Gerimis), konsumsi daging ayam dan telur serta pelaksanaan pasar murah. Dua kegiatan ini kami serahkan sepenuhnya kepada Ibu Ketua TP PKK Kalsel Hj Fathul Jannah Muhidin dan kami mengikuti seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Suparmi, saat mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektor Tahun 2026, di Ruang Rapat Sasangga Banua, Eks Kantor Gubernur Kalsel, di Banjarmasin, Rabu (21/01/2026).
Dia menjelaskan, Disbunnak Kalsel siap memfasilitasi berbagai kegiatan PKK tahun 2026, baik dari sisi penyediaan kegiatan, waktu maupun tempat pelaksanaan.
Pihaknya juga, sebut dia, akan menyesuaikan dengan agenda dan undangan yang disampaikan oleh TP PKK Kalsel.
“Kami menyiapkan semuanya sampai tahun 2026. Kapan diperlukan, kapan kami harus hadir, kami siap mengikuti Ibu Ketua. Jadi kami tinggal menunggu undangan dari PKK,” katanya.
Lebih lanjut dia mengemukakan, dukungan Disbunnak Kalsel tidak hanya sebatas kegiatan konsumsi pangan hewani, tetapi juga mencakup edukasi kepada masyarakat, khususnya para ibu, terkait pemahaman pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh dan halal (ASUH).
“Kami ingin bekerjasama untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu dalam berbelanja pangan yang bijak, bagaimana memilih daging yang aman, sehat, utuh dan halal serta bagaimana memperlakukan pangan asal hewan dengan benar,” jelasnya.
Untuk mendukung hal tersebut, terang dia, Disbunnak Kalsel menyiapkan tenaga ahli, termasuk dokter hewan yang siap memberikan edukasi dan pendampingan langsung kepada masyarakat seperti, pemeriksaan kesehatan hewan, edukasi pangan asal hewan, hingga pengendalian hewan peliharaan.
“Kami memiliki dokter hewan yang siap terjun langsung. Semua pembiayaan kami siapkan. Di luar itu, jika ada kebutuhan lain yang beririsan dengan program PKK, kami sangat terbuka untuk berkolaborasi,” tambahnya.
Dengan dukungan tersebut, tambah dia, Disbunnak Kalsel berharap sinergi bersama TP-PKK dapat semakin memperkuat peran keluarga dalam mewujudkan ketahanan pangan, peningkatan gizi serta kesehatan masyarakat Banua secara berkelanjutan.(toy/MC Kalsel/scw)
























Users Today : 341
Users Yesterday : 1220
This Month : 31363
This Year : 31363
Total Users : 913374
Views Today : 683