PALANGKA RAYA, BorneoDaily.co.id – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran mengatakan, salah satu penyebab utama rusaknya sejumlah ruas jalan penghubung di wilayah Provinsi dikarenakan masih adanya angkutan “over” kapasitas yang melintas.
“Angkutan-angkutan yang melebihi kapasitas maupun yang melebihi kemampuan ruas jalan menerima volume lalu lintas, diduga menjadi penyebab utama rusaknya sejumlah ruas jalan,” tegasnya di Palangka Raya, Sabtu (4/9/2021).
Untuk itu diperlukan langkah tegas oleh seluruh pemangku kepentingan terlebih para Bupati/Wali Kota selaku Kepala Daerah di wilayah masing-masing yang didukung oleh Aparat Kepolisian sesuai Kewenangannya, sehingga dapat dilakukan penertiban secara maksimal terhadap angkutan-angkutan yang “over” kapasitas ini.
Menurut gubernur, apabila dibiarkan dan masih adanya angkutan seperti ini melintas, maka akan semakin banyak ruas jalan di Kalteng yang mengalami kerusakan.
“Perlu komitmen dan keseriusan semua pihak untuk mencegah ini, sehingga dapat menekan potensi ruas jalan yang mengalami kerusakan. Jalan juga merupakan aset yang harus kita jaga dan pelihara bersama, masih banyak wilayah yang membutuhkan pembangunan jalan, jadi semakin kita bisa menjaga agar jalan tidak rusak maka anggaran juga dapat kita fokuskan untuk konektivitas pembangunan jalan,” ungkapnya.
Sugianto juga meminta agar Pemerintah Kabupaten dan Kota, dapat menjadikan hal ini sebagai salah satu fokus pihaknya yakni mencegah kendaraan “over” kapasitas melintas di berbagai ruas jalan di Kalteng.
Keinginan Gubernur Kalteng ini juga selaras dengan upaya Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan RI yang ingin mewujudkan Indonesia bebas kendaraan “over dimensi” dan over loading (ODOL). (BA/red)
.























Users Today : 288
Users Yesterday : 1349
This Month : 6996
This Year : 173855
Total Users : 1055866
Views Today : 551