KUALA PEMBUANG, BorneoDaily.co.id – Wujudkan wilayah bebas korupsi, Kapolres Seruyan, Kapolres Seruyan AKBP Bayu Wicaksono, S.H.,S.I.K.M.Si telah memaparkan desk evaluasi zona integritas kepada tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Di Aula Patria Tama 95 Polres Seruyan, Selasa (30/11/2021).
Kapolres Seruyan AKBP Bayu Wicaksono menyampaikan Berdasar : Surat Kemenpan RB RI Nomor: B/322/PW.03/2021 tanggal 22 November 2021 tentang Pelaksanaan Desk Evaluasi Pembangunan Zona Integritas Tahun 2021 , Kegiatan tersebut dilaksanakan di Mapolres Seruyan melalui sarana Zoom Meeting bertempat di aula Patria Tama 95 Polres Seruyan, Kapolres didampingi Para Ketua penanggung jawab serta operator ZI 6 are perubahan.
Tim desk evaluasi zona integritas Polres Seruyan ini nantinya dievaluasi oleh tim Kemenpan RB. Untuk mendapatkan predikat wilayah bebas dari korupsi (WBK) yang dimulai dengan paparan Kapolres Seruyan yang membawakan materi paparan secara visual/video profil dan kegiatan inovasi dari Polres Seruyan.
Tim penilai dari Kemenpan RB yang melaksanakan evaluasi untuk Polres Seruyan adalah Sdr. Firmasyah yang merupan Staff Kemenpan Rb RI dalam kesempatan tersebut Kapolres Seruyan memaparkan inovasi unggulan serta perubahan yang di lalukan saat pertama kalo polres seruyan mencanangkan melakukan pembagunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi ( WBK)
Saat diskusi dan proses tanya jawab berlangsung, Kapolres Seruyan menjawab pertanyaan yang diajukan pihak kementerian. Bayu juga menyampaikan Closing Statement Polres Seruyan.
Tim kementrian merespon baik paparan yang disampaikan oleh kapolres Seruyan dan tim, terutama terkait inovasi Kapolres Seruyan yang sangat baik demi memudahkan akses untuk masyarakat
Kapolres seruyan berharap dengan semua keunggulan yang ada, nantinya Polres Seruyan dapat ditetapkan sebagai Polres dengan predikat WBK.
“Mudah mudahan apa yang sudah kita laksanakan menjadi ihtiar yang dapat terwujud, semoga Polres Seruyan meraih predikat WBK dan menjadi hadiah bagi kita semua, karena semua kebaikan yang kita lakukan tidak harus diterima saat ini bisa jadi nanti, untuk penerus kita nanti,” jelas Bayu. (TN)


























Users Today : 496
Users Yesterday : 1007
This Month : 22365
This Year : 153917
Total Users : 1035928
Views Today : 1650