Palangka Raya, Borneodaily.co.id – Ratusan mahasiswa yang merupakan aliansi dari September Hitam dan Cipayung Plus mendatangi kantor DPRD Kalimantan Tengah, untuk menyampaikan sejumlah aspirasi.
“Tadi saya bersama unsur pimpinan mendatangi para mahasiswa. Dan itu kita apresiasi betul dan ternyata mahasiswa itu bukan identik dengan rusuh, tapi mahasiswa juga punya etika, punya sopan santun,” kata Ketua DPRD Kalimantan Tengah, Arton S Dohong, usai menerima para pendemo, Senin sore (1/9/25).
Dia mengatakan, mahasiswa dari aliansi Gerakan September Hitam menyampaikan sejumlah aspirasi.
Aspirasi tersebut, yakni mendesak DPR RI segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan RUU Masyarakat Adat, menolak RUU Polri, mencabut UU TNI, serta merevisi kembali RKUHAP agar tidak melegitimasi tindakan brutal aparat.
“Kemudian mereka juga meminta DPR RI untuk menolak kenaikan gaji, tunjangan, dan dana pensiun anggota dewan, serta memperketat evaluasi serta akuntabilitas kinerja pemerintah daerah,” ucapnya.
Selain itu, Arton juga mendengarkan sejumlah aspirasi dari mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus.Tim
























Users Today : 840
Users Yesterday : 678
This Month : 6756
This Year : 287351
Total Users : 860356
Views Today : 2706