Muara Teweh, borneodaily.co.id – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memperkuat komitmen dalam memperluas akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu, agar pelayanan kesehatan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Pariadi A.R., menyampaikan bahwa keikutsertaan pemerintah daerah dalam program jaminan kesehatan merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam menjamin hak dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
“Program jaminan kesehatan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah agar masyarakat kurang mampu bisa mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa hambatan biaya,” ujar Pariadi saat peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang dipimpin Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, di halaman Kantor Dinas Kesehatan setempat, Selasa.
Ia menjelaskan, Pemkab Barito Utara telah menyiapkan anggaran untuk tahun 2026 agar seluruh warga tidak mampu dapat ditanggung sepenuhnya melalui program jaminan kesehatan. Dengan skema tersebut, masyarakat cukup menunjukkan kartu kepesertaan untuk mendapatkan layanan kesehatan.
Saat ini, lanjut Pariadi, tingkat kepesertaan jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu telah mencapai sekitar 70 persen. Capaian tersebut terus ditingkatkan melalui pendataan dan sosialisasi, terutama bagi warga yang selama ini belum terdaftar atau belum memahami prosedur kepesertaan.
“Ini bukan hanya soal angka, tetapi memastikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan bisa mengakses layanan kesehatan. Target kami, awal tahun 2026 seluruh warga kurang mampu sudah tercover,” tegasnya.
Selain kepesertaan jaminan kesehatan, Dinas Kesehatan Barito Utara juga terus melakukan peningkatan kualitas fasilitas pelayanan kesehatan. Saat ini, sebagian besar fasilitas telah memenuhi standar nasional, meski masih terdapat dua unit layanan yang memerlukan peningkatan.
“Pada 2026, kami menargetkan seluruh fasilitas layanan kesehatan di Barito Utara sudah memenuhi standar nasional,” jelas Pariadi.
Dalam peringatan HKN ke-61 tersebut, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin juga membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI, Budi G. Sadikin, yang menekankan pentingnya menyiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045. Disebutkan, sekitar 84 juta anak Indonesia akan memasuki usia produktif pada tahun tersebut, sehingga upaya menjaga kesehatan sejak dini menjadi sangat krusial.
Tema HKN ke-61, “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat,” menurut Menkes, menjadi pengingat bahwa kualitas kesehatan saat ini akan menentukan masa depan bangsa. Transformasi kesehatan pun diarahkan tidak hanya pada pengobatan, tetapi juga pada upaya pencegahan dan pemeliharaan kesehatan masyarakat.
Usai kegiatan peringatan HKN, Bupati Barito Utara didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, serta jajaran terkait menyerahkan secara simbolis kendaraan operasional dan alat kesehatan untuk beberapa puskesmas sebagai upaya mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di daerah. (red)


























Users Today : 1145
Users Yesterday : 991
This Month : 20705
This Year : 152257
Total Users : 1034268
Views Today : 6380