PELAIHARI,Borneodaily.co.id-Bendahara Koperasi Petani Alpukat Tanah Laut Nuryadi mengatakan, untuk menghimpun para petani buah Alpukat di Kabupaten Tanah Laut, maka para petani mendirikan Koperasi.
“Hari ini kita laksanakan penyuluhan Koperasi Petani Alpukat Tanah Laut dengan mengundang para petani,” ujar Nuryadi, selepas acara di GOR Tenis Matah, Rabu (07/01/2026).
Menurut dia, selama ini belum ada organisasi yang menaungi para petani Alpukat di Tanah Laut, namun yang ada sekarang hanya sebatas kelompok tani Alpukat saja.
“Dengan dibentuknya Koprasi Petani Alpukat Tanah Laut, maka kita sudah wadah dan payung hukumnya dan diaktakan menjadi Koperasi Petani Alpukat Tanah Laut,”terangnya.
Dijelas Nuryadi, untuk petani buah Alpukat di Tanah Laut jumlahnya sudah mencapai 25 orang yang sudah terdaftar di Petani Alpukat Tanah Laut.
“Ide awal pembentukan Koperasi itu pada saat kita pertama kali melakukan pertemuan di kebun pa H Nurdin,”ucapnya.
Lebih lanjut dia mengemukakan, jumlah luas tanaman Alpukat di Tanah Laut sekitar 30 hektar di berbagai wilayah atau kecamatan dan untuk bibitnya didatangkan dari Kediri dengan tiga jenis yakni, fikih, kelut dan T21.
“Dimana dari tiga jenis ini memiliki keunggulan tersendiri dan cocok di tanam di wilayah Tanah Laut,” tegasnya.
Sementara,Pengawas Koperasi Dinas Koperasi dan Perdagangan Tanah Laut Firman Setian berharap dengan adanya penyuluhan Koperasi, maka masyarakat lebih mengenal Koperasi.
“Dalam kegiatan ini kita memberikan motivasi dan mendukung kepada kelompok petani Alpukat di Tanah Laut untuk membentuk Koperasi,”ucapnya.(toy)























Users Today : 340
Users Yesterday : 1220
This Month : 31362
This Year : 31362
Total Users : 913373
Views Today : 668