Muara Teweh, borneodaily.co.id – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia secara menyeluruh, termasuk bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh melalui program pelatihan kerja dan pengembangan keterampilan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Barito Utara, Mastur, mengatakan pihaknya melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pelatihan kerja yang dijalankan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bina Lapas Mandiri guna memastikan kegiatan berlangsung sesuai standar dan target pembinaan.
“Pelatihan ini kami pantau untuk memastikan program berjalan optimal, terukur, dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga binaan,” kata Mastur di Muara Teweh, Minggu.
Menurut dia, penguatan kapasitas warga binaan merupakan bagian dari upaya reintegrasi sosial agar mereka memiliki bekal keterampilan saat kembali ke tengah masyarakat.
Ia menegaskan keberhasilan program tersebut memerlukan sinergi antara pemerintah daerah, pihak Lapas, serta lembaga pelatihan kerja agar pembinaan dapat berjalan berkelanjutan.
“Kami berharap warga binaan memiliki keterampilan, rasa percaya diri, dan kesiapan kerja yang memadai sehingga dapat kembali produktif serta berkontribusi positif bagi perekonomian daerah,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, tim Disnakertranskop UKM meninjau sejumlah bidang pelatihan yang dikembangkan, mulai dari keterampilan teknik, jasa, hingga ketahanan pangan.
Pada sektor teknik, warga binaan dibekali kemampuan perbaikan mesin sepeda motor melalui kegiatan bengkel kerja. Sementara pada sektor jasa, tersedia pelatihan laundry, pangkas rambut, sulam-rajut benang, hingga pembuatan jaring ikan atau lunta.
Selain itu, program pemberdayaan juga menyentuh sektor agribisnis melalui praktik hidroponik dan budidaya ikan air tawar dengan memanfaatkan area terbatas di lingkungan lapas.
“Kami melihat potensi besar dari warga binaan. Mereka tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga dipersiapkan agar memiliki keterampilan produktif dan peluang usaha setelah bebas nanti,” tambah Mastur.
Pemkab Barito Utara berharap program pelatihan kerja bagi warga binaan ini dapat menjadi jembatan reintegrasi sosial sekaligus mendukung peningkatan kualitas SDM daerah secara berkelanjutan.

























Users Today : 1246
Users Yesterday : 723
This Month : 29445
This Year : 196304
Total Users : 1078315
Views Today : 3528