PALANGKA RAYA, BorneoDaily.co.id – Warga yang mengungsi di posko pengungsian banjir di beberapa tempat di Kota Palangka Raya diminta tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19.
Ketua Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, meminta agar para pengungsi yang ada di Posko Banjir untuk tetap waspada dan jangan lengah dengan mengendorkan protokol kesehatan.
“Seperti yang kita ketahui bahwa tempat pengungsian sangat berpotensi menjadi klaster penyebaran Covid-19 karena banyak warga yang berkumpul di satu tempat,” kata Emi, baru-baru ini.
Dijelaskannya, bahwa sejumlah warga yang tinggal di posko pengungsian tersebut ada beberapa yang belum divaksin. Hal tersebut sangat berbahaya untuk dirinya dan orang lain, mengingat penyebaran Covid-19 itu sendiri sangat mudah dan cepat.
Kebanyakan warga-warga yang mengungsi di posko pengungsian tidak mematuhi protokol kesehatan dengan tidak memakai masker. Mereka beralasan masker tertinggal di rumah dan tidak bisa diambil lagi karena rumah mereka sudah terendam air akibat banjir.
Untuk mengatasi hal tersebut, Emi menyebutkan bahwa pihaknya bersama Dinas Kesehatan akan melakukan pendataan bagi warga di posko pengungsian yang belum vaksin. Hal ini agar dilakukan vaksin selain itu juga akan membagikan masker kepada pengungsi.
“Kami bersama instansi terkait akan bergerak untuk membagikan masker dan juga melakukan pendataan vaksinasi bagi pengungsi di posko. Hal tersebut demi menekan penyebaran Covid-19 itu sendiri,” kata Emi.
Emi mengingatkan warga masyarakat yang tinggal di posko pengungsian untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang ditentukan dengan menerapkan 5M, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menghindari kerumuman, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas. (hs/red)























Users Today : 607
Users Yesterday : 1208
This Month : 22003
This Year : 22003
Total Users : 904014
Views Today : 1419