PALANGKA RAYA, borneodaily.co.id — Dua bangunan rumah di perumahan pemda jalan RTA Milono Kota Palangkaraya, Prov. Kalimantan Tengah, Sabtu (18/02/2023 ) sore, ludes dilalap si jago merah.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Diduga api berasal dari korsleting listrik dari rumah yang sudah lama ditinggalkan kosong oleh pemiliknya.
Kobaran api tampak melalap dua bangunan rumah yang letaknya bersebelahan. Tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi atas informasi warga langsung berupaya melakukan pemadaman dengan mendatangkan sejumlah mobil damkar dibantu relawan dan BPK Swakarsa.
Banyaknya bahan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat melalap kedua bangunan rumah semi permanen. Kurang dari setengah jam kemudian api baru berhasil dipadamkan.
Menurut seorang warga bernama Iskandar, mereka tidak mengetahui penyebab kebakaran karena saat keluar rumah melihat api sudah membesar membakar kedua rumah setelah mendapat kabar dari anak tetangganya.
“Diduga api berasal dari korsleting listrik dari rumah yang sudah lama ditinggalkan kosong oleh pemiliknya dan merembet ke rumah disebelahnya akibat hembusan angin kencang,” katanya.
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka, namun kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Sementara Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa, S.I.K., M.H. melalui Kanit II SPKT Aiptu Roedi Yhoeliantono, S.H. menjelaskan, peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan dua buah bangunan yang merupakan milik Pemda Badan Keuangan Daerah Bagian Aset Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah.
Roedi menuturkan, dari keterangan awal yang disampaikan oleh saksi di TKP, dirinya melihat api berasal dari atap rumah no. 5 bagian belakang yang sudah membesar lalu merembet ke rumah no.4, kedua rumah terbuat dari beton beratap kayu sirap dengan ukuran 4 x 5 M.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB oleh tim gabungan dari Pemko, BPBD, ERP dan BPK Swakarsa, beruntung tidak ada korban jiwa namun akibat peristiwa tersebut kerugian diperkirakan mencapai 250 juta rupiah,” ujar Roedi.
Roedi menambahkan terkait peristiwa tersebut Tim Inavis Satreskrim Polresta Palangka Raya telah melakukan olah TKP dan pihaknya terus melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti peristiwa tersebut. (red)























Users Today : 411
Users Yesterday : 912
This Month : 1323
This Year : 168182
Total Users : 1050193
Views Today : 782