MUARA TEWEH, borneodaily.co.id – Sungguh keterlaluan, hanya karena tidak dipinjami sepeda motor, seorang paman di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, tega membacok ibu rumah tangga dan anaknya. Akibatnya, korban mengalami luka parah, sementara tangan sang anak putus.
FR (31), seorang pemuda asal Desa Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, digelandang ke ruang penyidik untuk menjalani pemeriksaan, Senin (24/4/2023).
Pemuda ini ditangkap karena tega menganiaya seorang ibu rumah tangga RI (24) dan anak laki-lakinya berusia 2 tahun yang masih keponakanya sendiri dengan sebilah parang.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Barito Utara, Ipda Suryadi, mengatakan penganiayaan terjadi disebuah rumah apung (Lanting) di Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Minggu (23/4/2023) sore.
Aksi penganiayaan dipicu masalah sepele, karena sang paman tidak dipinjami sepeda motor oleh keponakanya. Akibatnya, sang keponakan menderita luka senjata tajam di bagian tangan dan kakinya. Sementara anak korban tangan kirinya putus.
Kini kedua korban masih menjalani perawatan intensif di ruang IGD RSUD Muara Teweh. Atas perbuatanya, pelaku akan dijerat undang-undang penganiayaan dan perlindungan anak. (red)

























Users Today : 212
Users Yesterday : 2119
This Month : 16717
This Year : 183576
Total Users : 1065587
Views Today : 453