Muara Teweh, BORNEODAILY.co.id-Selain aspek teknis, DPRD Barito Utara tertarik mempelajari dampak sosial dari program Mas JOS selama kunjungan mereka ke Kota Yogyakarta.
Program ini dinilai berhasil mengubah perilaku warga dan budaya kebersihan lingkungan.
Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta menjelaskan bahwa Mas JOS bukan hanya program teknis pemilahan sampah, tetapi gerakan sosial yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Program ini menggalang kepedulian warga melalui kegiatan kampung bersih, kompetisi lingkungan, dan edukasi keluarga.
Akibatnya, muncul rasa tanggung jawab kolektif terhadap kebersihan lingkungan.
Menurut H Taufik Nugraha, (11/11/25) perubahan sosial inilah yang harus diadopsi Barito Utara. Ia menyebut bahwa keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada perubahan perilaku masyarakat.
Hj. Sri Neni Trianawati menilai bahwa gerakan sosial seperti Mas JOS sangat cocok diterapkan di tingkat RT/RW di Barito Utara untuk memperkuat solidaritas warga.
Dampak sosial ini juga membuat Yogyakarta lebih mudah mengembangkan program lanjutan seperti bank sampah dan RDF karena masyarakat sudah terbiasa memilah sampah.
DPRD Barito Utara berharap Raperda dapat mendorong terbentuknya gerakan sosial serupa di daerah. Tim
























Users Today : 267
Users Yesterday : 3143
This Month : 35230
This Year : 341275
Total Users : 1223286
Views Today : 578