PALANGKA RAYA, Borneodaily.co.id – Wakil Gubernur Edy Pratowo hadir dalam audiensi yang digelar DPRD Provinsi Kalteng bersama Aliansi Penambang Rakyat Kalimantan Tengah (APR-KT) di Ruang Rapat Pimpinan DPRD, Selasa (14/4/2026).
Audiensi ini digelar berkaitan dengan kegiatan razia terhadap penambang emas rakyat. Ketua DPRD Arton S. Dohong yang memimpin langsung audiensi, menjelaskan tujuan pertemuan ini untuk mendapatkan gambaran terkait jaminan secara hukum pertambangan rakyat tersebut.
Ketua Umum APR-KT Agus Prabowo Yesto mengapresiasi respon yang ditunjukkan Pemprov Kalteng bersama DPRD Provinsi Kalteng dalam mendengar aspirasi masyarakat. Aliansi bertujuan mencari solusi bagi penambang rakyat di berbagai daerah di Kalteng. Pihaknya tidak berupaya menyalahkan pemerintah daerah dan kepolisian yang melakukan penertiban. “Kehadiran APR-KT mendorong pemerintah daerah dan masyarakat penambang bersuara bersama bagaimana mencari solusi terbaik dan perlakuan khusus bagi penambang di Kalteng,” tegasnya.
APR-KT minta agar pemerintah pusat melalui Pemerintah Daerah termasuk Gubernur/Wagub memperhatikan persyaratan tentang Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) agar tidak memberatkan masyarakat kecil.
Menanggapi aspirasi tersebut, Wagub Edy Pratowo menegaskan bahwa Pemprov Kalteng bergerak cepat menindaklanjuti perihal WPR dan IPR. Termasuk bersurat kepada Kabupaten/Kota untuk cepat memvalidasi data usulan WPR serta bertemu dengan Komisi DPR RI dan sejumlah Menteri yang membidangi pertambangan. “Komunikasi sudah terjalin dengan baik, harapannya respon dapat segera diwujudkan,” tutur Wagub. Lebih lanjut, melalui pertemuan dengan parapihak terkait, Pemprov Kalteng meminta penyederhanaan pada aturan agar masyarakat penambang di lapangan tidak terbebani.
“Jangan sampai usaha rakyat persyaratannya sama dengan IUP perusahaan bermodal besar, agar ada semacam pertimbangan,” jelasnya.
Ia pun menekankan Pemprov Kalteng senantiasa berusaha sebaik mungkin agar ada ruang berusaha yang memberikan jaminan bagi ekonomi masyarakat dan memberi kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah.
Turut hadir unsur Forkopimda Provinsi Kalteng, Pj. Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden, sejumlah Kepala OPD terkait seperti Plt. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalteng sekaligus Kepala Dinas PTSP, Kepala Dinas Kehutanan dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup. (red)
























Users Today : 1359
Users Yesterday : 1350
This Month : 18509
This Year : 150061
Total Users : 1032072
Views Today : 3024