PALANGKA RAYA, borneodaily.co.id – DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk terus menghadirkan berbagai inovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah tersebut dinilai penting guna memperkuat kemandirian fiskal sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.
Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Purdiono, mengatakan struktur pendapatan daerah saat ini masih didominasi oleh dana transfer pemerintah pusat. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu diantisipasi agar keuangan daerah tetap stabil apabila terjadi perubahan kebijakan fiskal dari pemerintah pusat.
“Ketergantungan fiskal kita masih kepada pemerintah pusat. Kalau pemerintah pusat mengurangi transfer ke daerah, tentu harus ada langkah antisipasi yang disiapkan. Sementara itu, potensi-potensi pendapatan yang bernilai besar saat ini lebih banyak dikuasai pusat,” ujar Purdiono, Rabu (8/7/2026).
Ia menilai pemerintah daerah perlu menggali dan mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan yang menjadi kewenangan daerah. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui optimalisasi pengelolaan aset daerah, peningkatan pelayanan pajak dan retribusi, penguatan iklim investasi, serta pemanfaatan potensi ekonomi lokal yang dimiliki Kalimantan Tengah.
Menurut Purdiono, inovasi dalam pengelolaan sumber-sumber pendapatan menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kemampuan fiskal daerah sehingga pembangunan tidak hanya bergantung pada alokasi dana dari pemerintah pusat.
“Yang bisa dilakukan daerah adalah memaksimalkan potensi yang menjadi kewenangan daerah. Inovasi harus terus dilakukan agar PAD meningkat dan kemampuan fiskal daerah semakin kuat,” tegasnya.
Ia menambahkan, peningkatan PAD tidak hanya bertujuan menambah penerimaan daerah, tetapi juga menciptakan struktur APBD yang lebih sehat dan mandiri. Dengan kemampuan fiskal yang lebih kuat, pemerintah daerah akan memiliki ruang yang lebih besar untuk mendukung pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Purdiono berharap berbagai langkah inovatif yang dilakukan pemerintah daerah dapat memperkuat ketahanan fiskal Kalimantan Tengah sekaligus mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(red)
























Users Today : 790
Users Yesterday : 1516
This Month : 21991
This Year : 328036
Total Users : 1210047
Views Today : 1565