PALANGKA RAYA, borneodaily.co.id – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Lohing Simon, meminta agar perbaikan gorong-gorong aramco yang ambruk di ruas Jalan Trans Kalimantan KM 11 jalur Kasongan–Kereng Pangi, Kabupaten Katingan, segera dilakukan secara permanen agar arus transportasi masyarakat kembali berjalan optimal.
Kerusakan pada gorong-gorong tersebut sebelumnya sempat memutus akses lalu lintas sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Namun, berdasarkan informasi yang diterima, penanganan darurat telah dilakukan sehingga jalur tersebut kini sudah bisa digunakan kembali oleh masyarakat.
Lohing menjelaskan bahwa ruas Jalan Trans Kalimantan merupakan jalan nasional, sehingga penanganan kerusakan berada di bawah kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).
“DPRD Kalimantan Tengah memiliki fungsi pengawasan terhadap pembangunan, termasuk memberikan masukan meskipun bukan menjadi kewenangan pemerintah provinsi,” ujar Lohing Simon, Selasa (7/7/2026).
Meski bukan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, ia menegaskan DPRD tetap memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan infrastruktur yang berdampak langsung pada masyarakat.
“Namun, sebagai bagian dari fungsi pengawasan, kami tetap memberikan perhatian terhadap setiap pembangunan yang ada di Kalimantan Tengah, termasuk yang bukan menjadi kewenangan provinsi,” tambahnya.
Menurut Lohing, Komisi IV DPRD Kalteng telah melakukan koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional terkait penanganan kerusakan tersebut. Sebagai komisi yang membidangi pembangunan dan infrastruktur, pihaknya berkepentingan memberikan masukan agar proses perbaikan dapat segera dilaksanakan.
Ia menegaskan fokus utama saat ini bukan mencari penyebab kerusakan, melainkan memastikan akses transportasi masyarakat dapat kembali normal dalam waktu sesingkat mungkin.
“Kami tidak ingin mencari siapa yang salah atau memperdebatkan penyebabnya, apakah karena faktor teknis atau merupakan musibah. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana Balai Jalan segera menangani kerusakan tersebut agar aktivitas masyarakat kembali normal,” katanya.
Lohing berharap penanganan sementara yang telah dilakukan segera dilanjutkan dengan pembangunan permanen sehingga jalur utama penghubung tersebut dapat digunakan secara aman dan tidak lagi mengalami gangguan serupa di kemudian hari.
“Kami dari DPRD mendorong agar perbaikan dilakukan secara permanen dan secepatnya, sehingga masyarakat dapat menggunakan jalan tersebut dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.(red)

























Users Today : 1733
Users Yesterday : 1675
This Month : 19470
This Year : 325515
Total Users : 1207526
Views Today : 3053