BUNTOK, BorneoDaily.co.id – Kabupaten Barito Selatan, miliki jumlah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang ada sampai saat ini berjumlah 53 BUMDes, dengan berbagai jenis usaha yang digerakkan.
Namun dari jumlah tersebut hanya 17 BUMDes yang benar-benar aktif. Keberadaan Badan Usaha Milik Desa atau biasa disebut BUMDes ini, dianggap sangat mendukung pemerintahan desa untuk menjadi sumber pendapatan desanya.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD) Barsel, Mario menyampaikan Penyebab BUMDes tidak aktif kebanyakan macet pada jenis usaha penyertaan modal dan simpan pinjam, Selasa (27/4/2021).
Pasalnya, dengan penyertaan modal yang begitu terbatas ditambah lagi kebiasaan modal tertahan di peminjam, sehingga perputaran modal pun jadi lambat. Terlebih lagi masa pandemi sekarang, membuat banyak BUMDes tidak memberikan pinjaman untuk sementara waktu.
Dirinya berharap, bagi desa-desa yang mampu terjangkau pertashop agar bisa mengalokasikan anggaran untuk pengadaan pertashop, sehingga desa tersebut menjadi lebih mandiri.Sementara untuk jenis usaha lainnya yang dikelola oleh BUMDes di Kabupaten Barsel antara lain isi ulang air minum, listrik desa, pembelian rotan dan karet, serta pengadaan alat bangunan desa.
Untuk saat ini pihaknya sedang mendorong pemerintah desa untuk terlibat langsung dalam pertashop seperti yang dianjurkan pemerintah. Karena kita lihat pertashop ini sangat bagus dan juga menjanjikan bagi pemasukan desa. (Rul)

























Users Today : 816
Users Yesterday : 1665
This Month : 3393
This Year : 170252
Total Users : 1052263
Views Today : 1894