PURUK CAHU, BorneoDaily.co.id – Sejumlah pedagang di Pasar Bahitom, wilayah Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), mengungsi ke dataran tinggi di pinggir jalan raya. Pasalnya, lokasi pasar yang biasa digunakan saat ini sedang terendam banjir.
Akibat adanya lokasi pasar dadakan yang berada di pinggir jalan tersebut, sangat dihawatirkan dan rawan bahaya, karena para pedagang harus membuka jualannya di pinggir jalan raya.
Sementara pengunjung pasar yang berjejeran di pinggir jalan raya tersebut cukup banyak, dikhawatirkan berbahaya oleh pengguna jalan, yakni pengendara mobil dan motor yang lalu lalang. Sementara di kawasan pasar tersebut tidak ada pengamanan dari instansi terkait untuk mengatur pasar dan pengguna jalan.
Salah seorang warga Puruk Cahu, Muhamad (45), mengaku ada rasa khawatir terkait adanya pasar yang berjejeran di pinggir jalan raya ini.
“Takutnya ada pengguna jalan yang lalai, kemudian bisa menyasar pada para pedagang atau pengunjung pasar yang asik berbelanja,” kata Muhamad, Selasa (2/11/2021).
Diutarakannya kepada awak media, ketika dirinya sedang berbelanja di pasar tersebut, berharap ada instansi terkait agar bisa melakukan pengamanan sementara pasar di buka di pinggir jalan raya.
Sedangkan seorang pedagang, Ishak, mengatakan terpaksa menggelar dagangan ke pinggir alan raya, karena banjir yang merendam tempat mereka berjualan selama ini. (fer)

























Users Today : 747
Users Yesterday : 1541
This Month : 747
This Year : 207581
Total Users : 1089593
Views Today : 1263