BUNTOK, borneodaily.co.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) melakukan penanganan terhadap masyarakat Kecamatan Dusun Utara yang terdampak banjir bandang setinggi 50cm, Senin (5/9/2022).
Terjadinya banjir tersebut, diakibatkan tingginya curah hujan, disertai meluapnya Sungai Ayuh dan Sungai Barito. Di samping itu, Desa Hingan terletak di daerah cekungan, sampai dengan tanggal 6 September 2022 ketinggian air masih mengalami kenaikan 5-10 cm.
“Karena adanya kejadian tersebut, tim BPBD Kabupaten Barsel langsung turun ke lapangan, untuk mencek dan melalukan upaya pertolongan terhadap masyarakat,” kata Kepala BPBD Barsel, Alip Suraya, di ruang kerjanya.
Berdasarkan pemantauan lapangan, desa yang terdampak pada oleh banjir itu, ada dua desa. Yaitu Desa Hingan dan Desa Danau Bambure yang berpenduduk 30 KK serta 60 KK.
Akibat dampak dari peristiwa alam tersebut, jalan di lingkungan Desa Hingan, Rumah ibadah yaitu gereja, kemudian jembatan penghubung Desa Hingan terendam banjir.
“Permukiman rumah warga Desa Hingan, Lahan pertanian 60 hektare, termasuk jalan lingkungan Desa Bantai Bambure ikut terendam,” terangnya.
Untuk itu, BPBD telah melakukan kajian cepat, mengerahkan anggota TRC BPBD ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pendataan di dua desa terdampak.
“Menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada korban banjir yang terdampak di Desa Hingan sebanyak 30 Paket. Kita doakan saja agar musibah ini cepat berlalu,” tutupnya. (red)
























Users Today : 411
Users Yesterday : 1310
This Month : 44932
This Year : 350977
Total Users : 1232988
Views Today : 1104