PALANGKA RAYA, Borneodaily.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI). Bertempat di Hotel Best Western Batang Garing, Palangka Raya, Disperindag Kalteng menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi BBI 2025 yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk pelajar, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas kreatif.
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, yang turut memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif pemberdayaan produk dalam negeri, khususnya di kalangan generasi muda.
Kepala Disperindag Provinsi Kalimantan Tengah, Hj Norhani, S.Sos., M.AP dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam memperkuat perekonomian lokal. “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membangkitkan rasa cinta terhadap produk lokal, sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri sebagai bangsa yang mampu bersaing melalui karya sendiri,” ujarnya.
Lebih lanjut, Norhani menekankan bahwa mencintai produk lokal tidak sebatas pada tindakan membeli, tetapi juga menyangkut pembentukan pola pikir tentang kemandirian ekonomi dan kebanggaan terhadap identitas bangsa. “Remaja dan mahasiswa adalah kelompok kunci. Mereka bukan hanya pengguna, tapi juga bisa menjadi duta dan kreator produk lokal. Kesadaran ini harus dibangun sejak dini,” tambahnya.
Sebagai bentuk konkret dukungan terhadap BBI, Disperindag Kalteng akan terus bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti lembaga pendidikan, pelaku industri kecil dan menengah (IKM), serta komunitas digital, untuk memperluas promosi dan pemasaran produk lokal. Upaya ini akan dilakukan melalui berbagai kanal, baik platform daring maupun partisipasi dalam pameran dagang.
“Harapan kami, gerakan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar menjelma sebagai gerakan kolektif yang mengakar dalam kebiasaan masyarakat sehari-hari,” ujar Norhani penuh optimisme.
Ia juga menambahkan bahwa keberpihakan pada produk lokal merupakan langkah strategis dalam membangun ketahanan ekonomi daerah yang kuat dan berkelanjutan. “Kita ingin masyarakat Kalteng bukan hanya menjadi pembeli, tapi juga pembela dan promotor produk lokal.”
Gerakan Bangga Buatan Indonesia diharapkan menjadi tonggak utama dalam membangun semangat nasionalisme ekonomi, dimulai dari langkah sederhana: memilih dan menggunakan produk lokal dengan bangga. (red)























Users Today : 7
Users Yesterday : 912
This Month : 3846
This Year : 284441
Total Users : 857446
Views Today : 12