Palangka Raya, Borneodaily.co.id- Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Junaidi, meminta pemerintah provinsi untuk tidak tinggal diam dan segera melakukan negosiasi dengan pemerintah pusat, agar Transfer ke Daerah (TKD) tidak terus mengalami penurunan dalam rancangan APBD tahun 2026.
“Karena memang kami cukup menyesalkan kebijakan pemerintah pusat yang memangkas TKD. Karena kebijakan tersebut berpotensi mengganggu pelaksanaan pembangunan di daerah,” katanya di Palangka Raya, Rabu (22/10/25).
Dia menilai, pengurangan TKD akan berdampak langsung terhadap kemampuan daerah dalam menjalankan program prioritas yang telah direncanakan.
Untuk itu pemerintah provinsi bersama jajaran terkait perlu membangun komunikasi intensif dengan kementerian di tingkat pusat. Pendekatan ini diharapkan bisa memperjuangkan agar Kalteng tidak kehilangan banyak alokasi dana.
“Kalau katanya ada pemangkasan, ya oke saja. Tapi setidaknya jangan sampai turunnya terlalu drastis. Karena itu daerah juga harus terus koordinasi dengan pusat,” ucapnya.Tim

























Users Today : 430
Users Yesterday : 1162
This Month : 24489
This Year : 156041
Total Users : 1038052
Views Today : 1303