Palangka Raya, Borneodaily.co.id – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jati Asmoro mendorong kepolisian dan pemerintah melalui Satpol-PP untuk lebih fokus pada upaya pembinaan generasi muda guna mengatasi maraknya aksi balapan liar.
“Maraknya aksi balap liar di Kota Palangka Raya mulai meresahkan masyarakat. Selain mengganggu pengguna jalan lain, kegiatan ini juga mengancam ketertiban serta keselamatan para pelaku maupun warga sekitar,” katanya di Palangka Raya, Senin (5/1/25).
Menurutnya, tingginya minat anak muda terhadap aksi-aksi ekstrem seperti balap liar terjadi karena dorongan adrenalin dan rasa ingin tahu yang besar, yang belum tersalurkan secara tepat.
Oleh karena itu, ia menilai perlu ada pendekatan pembinaan seperti mengajak komunitas motor berdialog dan membuat kegiatan yang bisa menyalurkan minat mereka ke arah yang positif.
“Salah satu solusinya bisa dengan mengadakan fun race di sirkuit atau membuat kegiatan lain yang lebih bermanfaat dan tidak membahayakan banyak orang,” ucapnya.
Jati menyampaikan bahwa pembinaan tetap harus dibarengi dengan tindakan tegas bila pelanggaran terus berulang, sebagai bentuk edukasi sekaligus efek jera.tim






















Users Today : 215
Users Yesterday : 846
This Month : 4900
This Year : 285495
Total Users : 858500
Views Today : 855