MUARA TEWEH, BorneoDaily.co.id – Warga Kelurahan Lahei 2, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, digemparkan kasus pembunuhan yang dilakukan seorang ibu terhadap anak kandungnya sendiri, Sabtu (12/02/2022).
Seorang ibu berinisial AR tega membunuh anak kandungnya sendiri dengan parang. Sang ibu ternyata pernah mengalami gangguan jiwa sejak 2019.
Korban bernama Afifah Fatiyah (2,8) tewas dengan luka gorok senjata tajam di leher. Saat kejadian, korban tinggal sendiri bersama ibunya. Sementara sang ayah sedang bekerja.
Usai menghabisi anaknya, tersangka AR membuang jasad korban di Sungai Barito yang berjarak 50 meter dari rumahnya. Namun, warga mengetahui dan berhasil mengevakuasi korban yang sudah terapung di atas air.
Kemudian oleh warga bersama pihak kepolisian dan TNI, mengamankan AR (29) saat bersembunyi di dalam rumah. Tersangka kemudian langsung dibawa ke kantor polisi untuk menghindari amukan massa.
Menurut warga, Amir Hadi, kejadian itu berawal saat tersangka AR menggali kandang kuburan dengan menggunakan parang dan linggis. Merasa curiga warga kemudian melaporkanya ke polisi.
Kapolres Barito Utara melalui Kapolsek Lahei AKP Johari mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 Wib, usai berkoordinasi dengan dokter, diduga pelaku AR memiliki riwayat gangguan jiwa sejak tahun 2019.
“Kasus ini kini tengah dalam penyelidikan Satreskrim Polres Barito Utara. Diduga kuat, tersangka mengamuk karena gangguan kejiwaanya kambuh,” kata Johari.
Pelaku AR sementara ini dibawa ke RSUD Muara Teweh untuk memeriksa kejiwaan pelaku. (red)

























Users Today : 326
Users Yesterday : 1028
This Month : 23223
This Year : 154775
Total Users : 1036786
Views Today : 782
Itu semua baik bagus, kana progam pemerintah itu semua baik. Hanya sebagian orang yg membangkang dan tdk senang..