MUARA TEWEH, Borneodaily.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Alhadi, mengapresiasi langkah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Barito Utara yang terus memperkuat koordinasi dan komunikasi bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Menurut H. Alhadi, penguatan komunikasi antara pemerintah daerah dengan berbagai forum kemasyarakatan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial, keamanan, serta kerukunan masyarakat di Kabupaten Barito Utara.
Hal tersebut disampaikannya menanggapi kegiatan rapat koordinasi yang digelar Kesbangpol Barito Utara di Aula Kesbangpol lantai II, Rabu (16/9/2026).
“Koordinasi seperti ini sangat penting, karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. FPK, FKDM dan FKUB memiliki peran strategis dalam menyerap informasi dan melihat perkembangan yang terjadi di tengah masyarakat,” ujar H. Alhadi.
H. Alhadi menilai keberadaan FKDM memiliki peran penting dalam membantu pemerintah melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan dapat membantu pemerintah memperoleh informasi lebih cepat sehingga setiap persoalan dapat ditangani sebelum berkembang menjadi konflik.
“Deteksi dini harus terus diperkuat. Setiap informasi dan persoalan yang muncul di masyarakat perlu dikomunikasikan secara baik, sehingga langkah penanganannya bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” katanya.
Ia menambahkan, koordinasi tersebut juga menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan pemerintah dan masyarakat terhadap berbagai dinamika sosial yang dapat memengaruhi kondusivitas daerah.
Peran FPK dan FKUB
Selain FKDM, H. Alhadi menilai FPK dan FKUB juga memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial masyarakat Barito Utara yang beragam.
FKUB, kata dia, memiliki peran penting dalam menjaga komunikasi dan kerukunan antarumat beragama. Sementara FPK berperan dalam memperkuat pembauran serta integrasi sosial di tengah keberagaman masyarakat.
“Semua forum memiliki peran masing-masing. Jika komunikasi dan koordinasi berjalan dengan baik, maka berbagai potensi persoalan di masyarakat dapat diantisipasi bersama,” ujarnya.
H. Alhadi berharap sinergi antara Kesbangpol, FPK, FKDM dan FKUB terus ditingkatkan melalui koordinasi secara berkala.
Ia juga mendorong agar forum-forum tersebut tetap aktif menyampaikan informasi dan masukan yang berkembang di masyarakat sebagai bahan bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah penanganan maupun kebijakan. (Red)


























Users Today : 279
Users Yesterday : 1064
This Month : 35274
This Year : 393627
Total Users : 1275639
Views Today : 840