KASONGAN, Borneodaily.co.id – Kecelakaan tragis kembali terjadi di ruas jalan poros Trans Kalimantan, tepatnya di Kilometer 18 (Pal 18) wilayah Kereng Pangi, Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.
Insiden maut yang terjadi pada Senin pagi sekitar pukul 07.30 WIB ini merenggut nyawa seorang ibu dan bayi akibat jalan rusak parah yang sudah lama dibiarkan, tanpa penanganan serius oleh pihak terkait.
Kronologis kejadian berawal saat sepeda motor yang ditumpangi satu keluarga kecil tersebut melintasi jalan rusak itu ditabrak dari belakang oleh sebuah truk kontainer. Benturan keras menyebabkan sang ibu dan bayi terpental dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara sang ayah, yang mengendarai motor, selamat. Namun mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Mas Amsyar Kasongan oleh Tim AHT (Al Huda Team) untuk mendapatkan perawatan.
Seperti diketahui, jalan nasional ini telah lama menjadi sorotan karena kerusakan parahnya yang terus dikeluhkan warga dan para pengendara. Berbagai bentuk protes dan laporan telah dilakukan, namun hingga kini perbaikan hanya bersifat sementara dan tidak efektif, bahkan membahayakan.
Tragedi ini memicu kemarahan publik di media sosial dan warganet. Warga mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk segera turun tangan. Jalan Tjilik Riwut merupakan akses vital di jalur lintas Kalimantan yang seharusnya menjadi prioritas nasional. Kehadiran nyata pemerintah sangat dinanti, bukan hanya janji-janji perbaikan yang tak kunjung terbukti.
Hingga informasi ini diturunkan, kasus kecelakaan masih dalam penanganan Satuan Lalu Lintas Polres Katingan. (red)
























Users Today : 236
Users Yesterday : 1135
This Month : 43980
This Year : 250814
Total Users : 1132825
Views Today : 691