PALANGKA RAYA, Borneodaily.co.id – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap tanggal 2 Mei kemarin, Ketua Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo menyoroti masih adanya kesenjangan dalam hal sarana dan prasarana pendidikan. Khususnya di kawasan pinggiran kota yang sering kali kurang mendapatkan perhatian. Menurutnya, hal ini dapat memengaruhi kualitas pembelajaran secara keseluruhan.
Ia pun mendorong agar kebijakan pendidikan yang diambil oleh pemerintah daerah bersifat inklusif dan memperhatikan kebutuhan seluruh kelompok masyarakat. Termasuk yang tinggal di daerah terpencil atau kurang berkembang.
“Setiap anak memiliki hak yang sama untuk belajar dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan mereka. Ini tugas kita bersama,” ujarnya seraya berharap agar Hardiknas tahun ini, menjadi ajang refleksi dan perbaikan sistem pendidikan di Palangka Raya untuk lebih adil, adaptif, dan manusiawi.
Dia menegaskan bahwa pendidikan yang bermutu tidak hanya dilihat dari capaian akademik semata. Ia mengatakan bahwa aspek karakter, kesejahteraan tenaga pendidik, hingga ketersediaan sarana dan prasarana yang layak juga memiliki peran penting dalam menunjang kualitas pendidikan.
“Hardiknas ini adalah pengingat bersama bahwa pendidikan yang baik harus merata, inklusif, dan menyentuh semua kalangan masyarakat, tanpa ada yang tertinggal,”ucapnya, Sabtu (3/5/2025). (red)
























Users Today : 808
Users Yesterday : 724
This Month : 13717
This Year : 106203
Total Users : 988214
Views Today : 1985