Muara Teweh, Borneodaily.co.id – Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, berkomitmen untuk melakukan pengelolaan sumber daya air secara terencana dan berkelanjutan.
“Kami tekankan pentingnya tata kelola air yang terintegrasi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pemantauan dan evaluasi yang berkelanjutan,” kata Penjabat Bupati Barito Utara Muhlis di Muara Teweh, Rabu (22/5/25).
Hal itu disampaikan Muhlis usai mengikuti lokakarya nasional UI GreenMetric 2025 bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muhammad Iman Topik dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) setempat Mochamad Ikhsan di Jakarta dan kegiatan ini juga disiarkan langsung ke Setda Barito Utara di Muara Teweh melalui virtual.
Menurut Muhlis, pengelolaan air di Kabupaten Barito Utara tidak hanya bertujuan untuk menghadapi krisis iklim, tetapi juga untuk mendukung ketahanan pangan serta melindungi keanekaragaman hayati daerah.
Beberapa program unggulan, katanya, yang dijalankan oleh Pemkab Barito Utara antara lain pemeliharaan fungsi resapan air, pengendalian pemanfaatan sumber air, serta rehabilitasi hutan dan lahan.
Salah satu pencapaian penting yang telah diraih adalah disetujuinya master plan IKK Jingah oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR RI.tim

























Users Today : 88
Users Yesterday : 1013
This Month : 45622
This Year : 351667
Total Users : 1233678
Views Today : 274