Muara Teweh, borneodaily.co.id – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan proses pengadaan tanah untuk pembangunan pelebaran sejumlah ruas jalan dalam Kota Muara Teweh akan dilaksanakan secara transparan, adil, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Barito Utara Shalahuddin melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bahrum F. Girsang saat kegiatan sosialisasi pengadaan tanah bagi pembangunan pelebaran jalan di Muara Teweh, Rabu.
“Pemerintah daerah berkomitmen mencari solusi terbaik agar proses pengadaan tanah tidak merugikan pihak mana pun, dengan tetap mengedepankan hak serta kepentingan masyarakat,” kata Bahrum saat membacakan sambutan Bupati.
Sosialisasi tersebut membahas rencana pelebaran sejumlah ruas strategis di Kota Muara Teweh, meliputi Jalan Pramuka, Jalan Tumenggung Surapati, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Imam Bonjol, dan Jalan Dahlia.
Menurut dia, peningkatan jumlah kendaraan di wilayah Muara Teweh dalam beberapa tahun terakhir menyebabkan kapasitas jalan yang ada tidak lagi memadai, sehingga memicu kepadatan lalu lintas dan berdampak pada kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.
“Ruas-ruas jalan ini merupakan akses vital dengan mobilitas yang tinggi, baik untuk aktivitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, maupun mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, pelebaran jalan menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program pelebaran jalan tersebut merupakan bagian dari 12 program prioritas pembangunan Kabupaten Barito Utara.
Sebagai infrastruktur publik yang dikelola negara untuk kepentingan umum, peningkatan kapasitas dan kualitas jalan menjadi tanggung jawab pemerintah. Namun demikian, pemerintah daerah memahami adanya dampak langsung terhadap masyarakat, khususnya pemilik lahan yang berada di sepanjang jalur terdampak.
Untuk itu, Pemkab Barito Utara menggandeng konsultan profesional guna memastikan proses perencanaan dan pengadaan tanah dilakukan secara tepat dan menguntungkan seluruh pihak.
“Pemerintah daerah bekerja sama dengan konsultan yang kompeten agar solusi yang dihasilkan dapat memberikan manfaat bersama dan meminimalkan potensi persoalan di lapangan,” tegas Bahrum.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, pemerintah ingin memberikan pemahaman yang jelas kepada masyarakat terkait pentingnya proyek pelebaran jalan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kenyamanan berkendara, keselamatan lalu lintas, serta penataan infrastruktur perkotaan yang lebih baik dan berkelanjutan.
Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat terdampak untuk berpartisipasi aktif serta mendukung program tersebut melalui semangat musyawarah dan gotong royong.
“Kami berharap forum ini menjadi ruang dialog yang konstruktif untuk menyampaikan aspirasi, gagasan, dan masukan demi kelancaran pembangunan,” tambahnya.
Pemkab Barito Utara turut menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Barito Utara atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut.(Red)
























Users Today : 971
Users Yesterday : 1571
This Month : 43580
This Year : 250414
Total Users : 1132425
Views Today : 2223