BUNTOK, BorneoDaily.co.id – Dalam rangka upaya pencegahan dan penurunan angka stunting, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan Provinsi Kalimantan Tengah mengelar kegiatan rembuk stunting Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting (KP2S) tahun 2021 bertempat di aula Setda Kabupaten Barsel, Rabu (23/6/2021).
Kegiatan rembuk stunting Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting (KP2S) Kabupaten Barsel tahun 2021 ini di buka langsung oleh Wakil Bupati Barsel Satya Titiek Atyani Djoedir, turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Barsel Eddy Purwanto dan kepala OPD terkait, seluruh camat serta kepala desa yang akan menjadi lokus stunting 2021 ini.
Wakil Bupati Barsel Satya Titiek Atyani Djoedir menyampaikan, dirinya sangat mendukung dan mengapresiasi dilaksanakannya rembuk stunting yang merupakan rencana aksi ketiga dari delapan tahapan Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting terintegrasi ini meskipun terkendala karena pandemi covid-19, dirinya meyakini dengan kerja sama yang baik seluruh stakeholder, program stunting di Kabupaten Barsel ini akan dapat teratasi dengan maksimal.
Dimana berdasarkan data operasi timbang tahun 2020 jumlah balita diukur sebanyak 3.753, balita pendek dan sangat pendek di Kabupaten Barito Selatan sebanyak 895 atau 23,85% dari total balita yang diukur.
Pada tahun 2020 lalu lokus stunting di Kabupaten Barsel dialokasikan pada 10 desa. Dan pada tahun 2021 ini ada penambahan 11 desa, sehingga total ada 21 desa yang akan menjadi lokus intervensi pencegahan stunting yang tersebar di enam kecamatan di wilayah Kabupaten Barsel. (Rul)
























Users Today : 1214
Users Yesterday : 1402
This Month : 6573
This Year : 173432
Total Users : 1055443
Views Today : 4389