Palangka Raya, Borneodaily.co.id – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Arif M Norkim mengatakan, program tukar sampah menjadi sembako yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya menjadi solusi dalam mengoptimalkan edukasi “reduce, reuse dan recycle atau 3R”.
“Hasilnya, dalam Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025 kemarin, antusias warga yang menukarkan sampah rumah tangganya menjadi sembako cukup membeludak,” katanya di Palangka Raya, Rabu (5/3/25).
Dia menilai, program tersebut membuat warga Kota Palangka Raya menjadi lebih sadar dalam memilah sampah rumah tangganya sebelum di buang ke TPS.
Hal tersebut juga berpengaruh pada berkurangnya volume sampah yang ada di tempat pembuangan akhir (TPA) sehingga proses pengelolaan sampah menjadi lebih optimal.
“Jadi dari yang sebelumnya warga membuang kardus, botol plastik dan sisa-sisa makanan secara bersamaan di TPS, kini menjadi berkurang karena sampah plastik dan kertas dipilah untuk ditukar menjadi sembako,” ucapnya.tim

























Users Today : 1297
Users Yesterday : 1182
This Month : 12919
This Year : 179778
Total Users : 1061789
Views Today : 3816