PALANGKA RAYA, BorneoDaily.co.id — Sekretaris Daerah Fahrizal Fitri mewakili Gubernur Kalimantan Tengah mengikuti Rapat Koordinasi Aplikasi Belanja Langsung (Bela) Pengadaan Online Pemerintahan Daerah secara virtual melalui telekonferensi video dari Aula Serba Guna, Istana Isen Mulang, Kota Palangka Raya, Jumat (07/05/2021).
Rapat koordinasi yang diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI ini diselenggarakan dalam upaya pencegahan korupsi dan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Acara ini merupakan salah satu aksi strategi nasional pemberantasan korupsi yang diikuti oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Roni Dwi Susanto, Kepala Daerah dan Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang/ Jasa se-Indonesia.
Program Bela Pengadaan merupakan bagian dari gerakan #banggabuatanindonesia sebagai upaya pemerintah untuk menanggulangi dampak Covid-19 terhadap perekonomian, khususnya bagi UMKM. Selain itu, melalui program ini dapat mempermudah proses belanja langsung dan mendukung adanya pembinaan UMKM untuk Go-Digital.
Dalam sambutannya Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan bahwa sistem pengadaan barang dan jasa pada aplikasi Bela akan menjauhkan dan mencegah praktek – praktek korupsi.
“Aplikasi ini akan membantu kita semua untuk terhindar dari praktek – praktek korupsi, karena sistem ini dibangun dengan mengedepankan informasi teknologi, menjauhkan transaksi dari hubungan fisik dan juga melalui kegiatan – kegiatan transaksi keuangan secara elektrilonik”, ungkap Ketua KPK.
Hadir mengikuti acara tersebut, antara lain Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Atik Mulyati, Plt. Inspektur Saring dan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Suharno. (BA/red)

























Users Today : 603
Users Yesterday : 1302
This Month : 21465
This Year : 153017
Total Users : 1035028
Views Today : 1898