BUNTOK, BorneoDaily.co.id – Pemerintahan Kabupaten Barito Selatan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar rapat kordinasi terkait penetapan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Barito Selatan tahun 2021 ini. Rakor yang berlangsung di Aula Setda Barsel tersebut di pimpin langsung Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri, Kamis (6/5/2021).
Eddy Raya Samsuri memimpin langsung rapat kordinasi terkait penetapan status siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Barito Selatan tahun 2021 ini. Penetapan status siaga bencana karhutla selama waktu 90 hari dari 6 Mei sampai 4 Agustus 2021 tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri dalam rakor yang dihadiri seluruh Forkopimda, Anggota DPRD Kabupaten Barsel serta sejumlah instansi terkait lingkup Pemerintahan Kabupaten Barsel.
Dalam sambutannya Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri menyampaikan, penetapan status siaga darurat karhutla di Kabupaten Barsel ini berdasarkan informasi perkiraan cuaca dari Badan Metologi Klimatologi dan Geofisika BMKG Kabupaten Barsel. Dimana sesuai data dari tim Pusdatin Kabupaten Barsel, serta data aplikasi Lapan Fier Hotspot sampai dengan 4 Mei tahun 2021 lalu terdeteksi sebanyak 10 titik hotspot kejadian kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Barsel dengan sekali kejadian dengan luasan karhutla seluas 6,5 hektare.
Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri juga menyampaikan dengan adanya rapat koordinasi penetapan status siaga karhutla di Kabupaten Barsel saat ini dapat menguatkan sinergita seluruh stakeholder terkait bersama masyarakat dalam melakukan pencegahan, mitigasi, hingga quick respon dalam penanganan karhutla.
Bupati juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat barsel agar tidak mebuka lahan dengan membakar hutan demi mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kabupaten Barsel. (Rul)

























Users Today : 1012
Users Yesterday : 704
This Month : 19021
This Year : 185880
Total Users : 1067891
Views Today : 2222