PALANGKA RAYA, BorneoDaily.co.id – Edukasi protokol kesehatan (Prokes), asistensi hingga pengawasan aktivitas masyarakat, terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Tim Satgas Covid-19, semasa pandemi.
Demikian diungkapkan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin saat menjadi narasumber pada Webinar Series dengan tema ‘Daerah Tangguh, Daerah Tumbuh’ dalam rangkaian Festival Indonesia Tangguh 2021, yang dilaksanakan secara virtual, diruang kerja Wali Kota Palangka Raya, Selasa (17/8/2021).
Lebih lanjut Fairid menyampaikan, Kota Palangka Raya hingga saat ini masih menerapkan penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM.
Semua poin penerapan PPKM tersebut, mengacu ketentuan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 31 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 di Wilayah Kalimantan.
Karena itulah dalam implementasi PPKM di Kota Palangka Raya harus dibarengi dengan upaya pencegahan penyebaran Covid-19, edukasi protokol kesehatan, asistensi dan pengawasan aktivitas masyarakat.
“Juga dibarengi dengan pengawasan dan penegakkan terhadap kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan (prokes),” tukasnya.
Baiknya sejauh ini sebut Fairid, sudah ada hasil dari upaya menekan sebaran Covid-19 di Kota Palangka Raya. Diantaranya, sudah mulai melandai atau terjadinya tren penurunan angka kasus konfirmasi positif.
Pada sisi lain, upaya percepatan vaksinasi di Kota Palangka Raya juga telah berjalan maksimal. Berdasarkan data, untuk dosis 1 telah mencapai 44%.
“Kita berharap dengan percepatan program vaksinasi ini segera terbentuk kekebalan kelompok masyarakat, atau herd immunity di Kota Palangka Raya,” tandas Fairid.
Kepada masyarakat yang beraktivitas diharapkan tetap menerapkan protocol kesehatan 3 M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menjauhi kerumunan.
Sementara itu warga Kota Palangka Raya, Jhonly, berharap upaya vaksinasi yang dilakukan pihak terkait dapat dilakukan secara merata.
“Kami berharap vaksinasi yang dilakukan dengan ketersediaan vaksin yang mencukupi. Jangan sampai warga berkerumun demi mendapatkan vaksin,” kata Jhonly. (hs/red)
























Users Today : 147
Users Yesterday : 1349
This Month : 6855
This Year : 173714
Total Users : 1055725
Views Today : 253