PALANGKA RAYA, BorneoDaily.co.id – Kualitas udara di Kota Palangka Raya semakin memburuk. Siswa sekolah mulai diliburkan untuk mengikuti proses pembelajaran dalam jaringan (daring) atau online.
Senin (9/9/2023) Pagi, sejumlah guru terlihat melaksanakan pembelajaran secara daring. Salah satunya di SD Negeri 3 Langkai Palangka Raya. Meski daring, para guru terlihat sangat antusias dalam memberikan pelajaran terhadap para murid-murid.
Kepala SD Negeri 3 Langkai, Ngatmi, mengatakan mulai hari ini, berdasarkan surat edaran dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, siswa dialihkan dan dianjurkan melaksanakan pembelajaran secara online atau daring.
“Dimulai hari ini kegiatan belajar dilakukan secara daring karena ini demi kesehatan semua murid-murid agar terhindar dari penyakit ISPA karena kabut asap yang pekat,” kata Ngatmi.
Dijelaskan Ngatmi, terkait kegiatan belajar secara daring ini belum diketahui sampai kapan dan masih menunggu pemberitahuan kembali, adapun alasan diliburkannya siswa ini karena adanya kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan siswa-siswi.
“Kita terus menjaga kesehatan para siswa-siswi karena saat ini sedang terjadi kebakaran hutan dan lahan dan belajar daring ini guna mencegah terganggunya kesehatan para siswa-siswi sekolah akibat terpapar kabut asap yang bisa menyebabkan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut,” tandasnya. (am)























Users Today : 534
Users Yesterday : 2006
This Month : 38968
This Year : 205827
Total Users : 1087838
Views Today : 1116