BeritaTerkait
PALANGKA RAYA, Borneodaily.co.id – Avina Fairid Nafarin resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palangka Raya periode 2026–2031 dalam Musyawarah Kota (Muskot) PMI Kota Palangka Raya yang digelar, Minggu (5/7/2026).
Avina terpilih menggantikan H. Rusliansyah setelah seluruh peserta Muskot yang terdiri dari pengurus PMI lima kecamatan dan relawan PMI Kota Palangka Raya secara bulat memberikan dukungan kepadanya untuk memimpin organisasi kemanusiaan tersebut selama lima tahun ke depan.
Sidang Muskot yang dipimpin Hj. Nafsiah didampingi HM Hasan Busyairi dan Fahmi juga menetapkan Avina sebagai Ketua Tim Formatur yang diberi mandat menyusun kepengurusan PMI Kota Palangka Raya paling lambat 30 hari setelah pelaksanaan musyawarah.
Dalam sambutannya, Avina menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan peserta Muskot. Ia berharap seluruh jajaran pengurus dapat bekerja bersama untuk meningkatkan peran PMI dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh peserta Muskot PMI Kota yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin PMI Kota Palangka Raya periode 2026–2031. Saya memohon dukungan seluruh pengurus agar kita dapat bersama-sama memajukan PMI Kota Palangka Raya,” ujarnya.
Avina yang juga merupakan istri Wali Kota Palangka Raya, Fairid Nafarin, menilai kemajuan PMI tidak dapat diwujudkan tanpa dukungan berbagai pihak. Karena itu, ia mendorong terjalinnya kolaborasi yang kuat antara PMI dengan pemerintah daerah, legislatif, dunia usaha, maupun masyarakat.
Sementara itu, Ketua PMI Kalimantan Tengah, H. Nuryakin, mengatakan PMI Kota Palangka Raya memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat. Menurutnya, tantangan penyediaan stok darah dan penguatan Unit Donor Darah (UDD) masih menjadi perhatian utama.
“Keberadaan PMI Kota sebagai salah satu penyedia darah sangat vital, sehingga diperlukan sinergi seluruh pengurus dalam menyikapi berbagai tantangan tersebut. Apalagi Palangka Raya juga menjadi daerah penyangga bagi beberapa kabupaten di sekitarnya, sehingga kebutuhan darah relatif besar,” katanya.
Nuryakin juga mengapresiasi berbagai capaian kepengurusan sebelumnya, termasuk tersedianya sekretariat PMI Kota yang lebih representatif sebagai pusat pelayanan dan operasional organisasi.
Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus memperkuat pelayanan Unit Donor Darah PMI Kota Palangka Raya dalam memenuhi kebutuhan darah bagi RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya maupun rumah sakit lainnya di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. (hs)






















Users Today : 184
Users Yesterday : 713
This Month : 12249
This Year : 265530
Total Users : 1147541
Views Today : 381