BUNTOK, Borneodaily.co.id – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah menunda pelaksanaan sistem pembelajaran tatap muka terbatas tahun pelajaran 2021-2022.
“Penundaan ini sesuai surat Bupati Barito Selatan Nomor 420/365/DISDIK 1.1/VII/2021 tentang penundaan pembelajaran tatap muka terbatas 2021-2022,” kata Kepala Dinas Pendidikan Barito Selatan, Su’aib di Buntok, Kamis.
Ia menjelaskan, surat edaran Bupati Barito Selatan ini menindaklanjuti surat edaran Gubernur Kalimantan Tengah nomor 895.5/2412/2021 tertanggal 6 Juli 2021 terkait hal itu.
Karena penundaan berdasarkan surat gubernur tersebut untuk semua zona, maka pihaknya menaati walaupun di sejumlah desa di Barito Selatan masih banyak zona hijau dibanding zona kuning.
Menurut dia, berdasarkan surat edaran bupati tersebut pembelajaran tatap muka terbatas yang seyogyanya dilaksanakan 12 Juli 2021 ditunda dua minggu kedepan hingga 24 Juli 2021 mendatang dan ditinjau kembali dengan memerhatikan status zonasi wilayah penyebaran COVID-19.
“Karena penundaan, maka pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan belajar dari rumah (BDR) atau pembelajaran jarak jauh (PJJ),” jelas Su’aib.
Oleh karena itu, guru dan peserta didik dapat memanfaatkan layanan belajar berbasis daring dengan metode kelas maya (virtual class) yang dapat diakses secara daring atau online dengan gratis.
“Untuk metode kelas maya yang dapat diakses secara online dengan gratis, yakni pada rumahbelajar.kemdikbud.go.id atau belajar.id atau situs pembelajaran virtual lainnya yang memungkinkan,” jelasnya.
Kemudian lanjut dia, satuan pendidikan membuat laporan pelaksanaan belajar dari rumah atau pembelajaran jarak jauh tersebut. Hal ini dilakukan demi keselamatan dan kesehatan masyarakat.Ruly
























Users Today : 1567
Users Yesterday : 912
This Month : 2479
This Year : 169338
Total Users : 1051349
Views Today : 3905