PALANGKA RAYA, Borneodaily.co.id – Diduga akibat korsleting listrik sebanyak 24 rumah di Jalan Rindang Banua Gang Berkatilah Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut ,Kota Palangka Raya, terjadi pada, Kamis (23/12/2021) Malam.
Bangunan rumah yang rata-rata berkonstruksi dari bahan kayu ini dengan cepat api menyambar dan merembet ke seluruh rumah penduduk. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta.
Sebanyak 28 keluarga dan 104 jiwa kehilangan tempat tinggal dan barang-barang berharga. Api yang berkobar tersebut membuat panik warga dan puluhan mobil pemadam kebakaran berjibaku untuk memadamkan api.
Camat Pahandut, Berlianto, mengatakan bahwa penyebab terjadinya kebakaran tersebut dikarenakan akibat korsleting listrik dari rumah Pak Bakran (89) yang tinggal bersama anak dan cucunya.
“Menurut pengakuannya api tersebut muncul dari kabel yang menyala di depan rumahnya. Kemudian api jatuh dan ke lantai hingga menyebabkan kebakaran dan meluas ke rumah warga yang lainnya,” kata Berlianto.
Dijelaskan Camat, untuk saat ini dari pihak Kepolisian Satreskrim Polresta Palangka Raya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dari Tim Unit Identifikasi. Di lokasi kejadian terpasang garis polisi dengan tujuan untuk mempermudah proses penyelidikan.
“Kasus ini kita serahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian Polresta Palangka Raya,” jelasnya.
Sementara itu Kapolsek Pahandut, AKP Susilowati, mengatakan bahwa proses penyelidikan ini tangani oleh pihak kepolisian Satreskrim Polresta Palangka Raya. Beberapa barang bukti berupa meteran listrik,kabel dan sisa arang diamankan untuk dilakukan penelitian.
“Kasus ini sudah ditangani pihak Polresta Palangka Raya guna dilakukan penyelidikan,”pungkasnya. (Ab)
























Users Today : 80
Users Yesterday : 1649
This Month : 1729
This Year : 208563
Total Users : 1090574
Views Today : 157