Muara Teweh, borneodaily.co.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara terus mendorong penguatan budaya literasi di kalangan pelajar melalui pelatihan penulisan cerita pendek (cerpen) yang digelar di SMP Negeri 1 Muara Teweh.
Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Barito Utara, Sri Rahayu, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah konkret dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa, sekaligus tindak lanjut dari hasil analisis rapor pendidikan yang menunjukkan perlunya penguatan pada indikator literasi.
“Pelatihan penulisan cerpen ini merupakan kegiatan positif untuk mendukung peningkatan kemampuan literasi siswa, khususnya dalam membangun keterampilan menulis yang kreatif dan terstruktur,” ujar Sri Rahayu saat membuka kegiatan di SMPN 1 Muara Teweh, Sabtu.
Ia menjelaskan, melalui pelatihan ini para siswa dibekali kemampuan menyusun ide, merangkai kata secara runtut, serta menuangkan gagasan menjadi tulisan yang menarik dan bermakna.
Menurut Sri Rahayu, keterampilan menulis tidak dapat diperoleh secara instan, tetapi membutuhkan proses pembiasaan dan latihan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Selain memperkuat literasi, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong siswa mengembangkan pola pikir kritis dan kreatif, sekaligus meningkatkan kepekaan sosial melalui karya tulis yang terinspirasi dari kehidupan sehari-hari.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Kuasai teknik penulisan cerpen, terus berlatih, dan bagikan ilmu yang diperoleh kepada teman-teman maupun adik kelas agar budaya literasi terus tumbuh di lingkungan sekolah,” katanya.
Sri Rahayu juga mengapresiasi capaian SMP Negeri 1 Muara Teweh yang berhasil meningkatkan status akreditasi sekolah menjadi Akreditasi A. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh warga sekolah sekaligus modal penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Dengan status akreditasi tersebut, lulusan SMPN 1 Muara Teweh dinilai memiliki daya saing yang lebih baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, baik di dalam maupun luar daerah.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Muara Teweh, Maslan, menyampaikan apresiasi kepada Bidang Kurikulum sekolah yang telah menggagas pelatihan penulisan cerpen sebagai bagian dari program penguatan literasi.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi siswa untuk mengasah kemampuan menulis. Di tengah tantangan menurunnya minat membaca dan menulis, keterampilan ini harus terus dikembangkan,” ujar Maslan.
Ia berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius, aktif berdiskusi, dan mengimplementasikan materi yang diperoleh dalam karya nyata.
Menariknya, hasil karya siswa selama mengikuti pelatihan nantinya akan dibukukan sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas peserta.
“Teruslah menulis, karena melalui menulis akan lahir kreativitas, keberanian berpendapat, dan rasa percaya diri,” tambahnya.
Pelatihan penulisan cerpen yang dilaksanakan selama dua hari ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi dapat menjadi program berkelanjutan untuk memperkuat budaya literasi dan meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Barito Utara.(Red)
























Users Today : 814
Users Yesterday : 723
This Month : 29013
This Year : 195872
Total Users : 1077883
Views Today : 1573