PALANGKA RAYA, Borneodaily.co.id – Suasana bahagia delapan remaja putri yang tengah merayakan ulang tahun salah satu teman mereka berubah menjadi tragedi. Dua siswi SMPN 9 Palangka Raya, Lira (14) dan Gisela (14), tewas tenggelam di Sungai Rungan, Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, sekitar pukul 14.30 WIB.
Kejadian tragis ini bermula ketika delapan remaja perempuan tersebut berkumpul di Kampung Lauk untuk merayakan ulang tahun. Usai makan bersama, mereka melanjutkan acara ke tepi sungai untuk berfoto. Karena cuaca panas dan kondisi air yang tampak surut, mereka memutuskan untuk mandi di sungai.
“Awalnya cuma mau foto-foto aja. Karena panas, kami nyemplung mandi. Airnya surut, jadi kami kira aman,” kata Vira, salah satu teman korban.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan Jesica, teman korban lainnya, insiden bermula saat dua teman mereka, Sabrina dan Gracia, sempat bercanda seolah-olah tenggelam. Lira dan Gisela yang tidak bisa berenang, berusaha menolong karena mengira hal tersebut serius. Namun nahas, keduanya justru terseret arus ke bagian sungai yang dalam.
“Mereka itu pegangan tangan terakhir kali aku lihat. Aku pengen nolong, tapi takut tenggelam juga,” ujar Jesica.
Warga sekitar awalnya sempat mendengar teriakan minta tolong, namun mengira hanya candaan. Upaya pertolongan dari sebuah perahu kelotok pun terlambat, karena kedua korban keburu hilang di bawah permukaan air.
Pencarian oleh Tim Gabungan
Tim gabungan dari SAR, BPBD, Karhutla, Disdamkarmat Kota dan Provinsi, BPK Swakarsa, serta para relawan langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian.
-
Gisela ditemukan lebih dulu pukul 15.49 WIB, hanya sekitar 10 meter dari lokasi tenggelam.
-
Sayangnya, meski sempat dilakukan pertolongan pertama, nyawa Gisela tidak tertolong dan dibawa ke RS Bhayangkara.
Proses pencarian Lira dilanjutkan hingga malam hari. Sekitar pukul 19.50 WIB, jasad Lira berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi ke rumah sakit.
“Akses jalan ke lokasi cukup sulit, masuk hutan dan harus jalan kaki ratusan meter. Tapi tim tidak menyerah,” kata Sucipto, Koordinator Call Center 112 Disdamkarmat Palangka Raya.
Imbauan untuk Keselamatan di Air
Koordinator Lapangan Operasi SAR, Jumiah, mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di perairan.
“Selalu gunakan pelampung dan pastikan kondisi aman sebelum berenang, terutama bagi anak-anak dan remaja,” ujarnya. (red)























Users Today : 997
Users Yesterday : 4142
This Month : 28400
This Year : 61480
Total Users : 943491
Views Today : 1582