Muara Teweh, borneodaily.co.id – Sebanyak 234 siswa kelas IX SMP Negeri 1 Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, dijadwalkan mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) pada 6–12 April 2026 dengan memanfaatkan perangkat Chromebook.
Kepala SMP Negeri 1 Muara Teweh, Maslan, menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA tahun ini menitikberatkan pada dua bidang utama, yakni literasi dan numerasi.
“Pelaksanaan TKA tahun ini difokuskan pada dua mata pelajaran utama yakni literasi dan numerasi,” kata Maslan di Muara Teweh, Senin.
Ia menjelaskan, ujian akan digelar di aula sekolah dengan menggunakan Chromebook sebagai media utama. Perangkat tersebut merupakan dukungan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara dalam rangka mendorong digitalisasi sistem evaluasi pembelajaran.
Pihak sekolah, lanjutnya, telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan pelaksanaan TKA berjalan dengan lancar, baik dari sisi sarana maupun kesiapan peserta didik.
“Kami telah menyiapkan sarana dan prasarana, termasuk penggunaan Chromebook yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan. Selain itu, kesiapan siswa juga terus kami tingkatkan melalui pembinaan dan latihan soal, khususnya pada literasi dan numerasi,” ujarnya.
Maslan menambahkan, penggunaan teknologi digital dalam ujian diharapkan dapat meningkatkan efektivitas sekaligus transparansi dalam proses penilaian hasil belajar siswa.
“Kami berharap seluruh siswa dapat mengikuti TKA dengan serius dan optimal, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan akademik mereka,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara Syahmiludin A Surapati menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan TKA berbasis digital tersebut.
“ Kami terus mendorong satuan pendidikan untuk memanfaatkan teknologi dalam proses evaluasi pembelajaran. Penggunaan Chromebook ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan dan adaptasi terhadap perkembangan zaman,” ungkapnya.
Ia berharap pelaksanaan TKA dapat berjalan lancar sekaligus menjadi indikator dalam mengukur capaian kompetensi dasar siswa, khususnya di bidang literasi dan numerasi.
“Melalui TKA ini, kita ingin melihat sejauh mana kompetensi dasar siswa telah tercapai, sehingga ke depan dapat dilakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pembelajaran,” kata dia.
























Users Today : 700
Users Yesterday : 1557
This Month : 28991
This Year : 235825
Total Users : 1117836
Views Today : 1542