PALANGKA RAYA. Borneodaily.co.id — Presiden Jokowi menegaskan konflik tanah antar warga bisa berdampak sangat buruk, sebab persoalan tanah tersebut bisa membuat warga saling membunuh satu sama lain. “Kalau sudah menyangkut tanah itu mengerikan sekali, karena itu menyangkut hal yang sangat prinsip. Inilah yang harus kita hindari agar konflik tanah, sengketa tanah bisa segera diselesaikan dengan memberikan sertipikat sebagai tanda bukti hak hukum atas tanah kepada rakyat,” ungkap Jokowi dalam arahannya saat menyerahkan 1.552.450 sertifikat secara simbolis kepada masyarakat di seluruh Indonesia, bertempat di Istana Negara Jakarta, Kamis (1/12).
Khusus untuk masyarakat Kalteng, sertipikat tanah yang diterima sebanyak 627 sertipikat. Masyarakat Kalteng menghadiri penyerahan sertipikat tanah tersebut secara virtual dari Hall Kalawa Waterpark Palangka Raya.
Jokowi tampaknya benar-benar geram dengan yang namanya mafia tanah di seluruh Indonesia. ‘’Saya minta kepada Menteri ATR/ Kepala BPN agar memberantas mafia tanah di Indonesia dan jangan diberi ampun,’’ tegas Jokowi kepada Menteri ATR/ Kepala BPN Hadi Tjahjanto.
Menurut Jokowi, urusan tanah adalah menyangkut hajat hidup masyarakat. “Saya sudah sampaikan ke Pak Menteri, jangan beri ampun yang namanya mafia tanah, ini menyangkut hajat hidup orang banyak, yaitu rakyat Indonesia,” ucap Jokowi.
Turut hadir unsur Forkopimda, Kepala Kantor Wilayah BPN Prov. Kalteng Elijas B. Tjahajadi dan Kepala Perangkat Daerah Prov. Kalteng terkait. (red)























Users Today : 378
Users Yesterday : 800
This Month : 17683
This Year : 184542
Total Users : 1066553
Views Today : 1721